Kebocoran Pipa Gas di Inhil, Lima Saksi Diperiksa

  • 03 Jan 2026 08:40 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian Resor Indragiri Hilir (Inhil) telah memeriksa lima orang saksi terkait kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia pada Jumat (2/1/2026). Kebocoran gas ini memicu kebakaran di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora mengatakan, pemeriksaan saksi merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

“Hingga saat ini sudah ada lima orang saksi yang kita mintai keterangan. Rata-rata saksi menyebutkan api awalnya muncul kecil lalu membesar secara tiba-tiba, namun penyebabnya belum diketahui,” ujar Kapolres, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, polisi akan melanjutkan penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses tersebut melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau yang saat ini masih dalam perjalanan ke lokasi.

Selain itu, Tim Inafis Polres Indragiri Hilir telah bersiaga di lokasi kejadian sejak pagi, namun masih menunggu proses pendinginan area kebakaran. Api diketahui baru benar-benar padam pada pukul 05.41 WIB.

“Olah TKP akan dilakukan setelah area dipastikan aman dan dingin,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, pipa gas yang mengalami kebocoran berada di dalam tanah dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Polisi memastikan pemeriksaan saksi dan hasil olah TKP akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....