Gubri Usulkan Pemindahan Lokasi Perayaan Waisak
- 02 Jun 2025 08:43 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru: Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, menyampaikan usulan lokasi perayaan Wasiak dilakukan langsung di Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, khususnya pelaksanaan Dharmasanti (Sannipata) Waisak.
Usulan itu disampaikan saat menyampaikan sambutan pada acara Dharmasanti Waisak 2569 BE di Hotel Furaya, Pekanbaru, Sabtu (31/5/2025).
Dia juga menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan kawasan Kampung Tionghoa di Jalan Karet, Pekanbaru, sebagai bagian dari rencana pembangunan jangka panjang daerah. Rencana pengembangan Kampung Tionghoa di Jalan Karet bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut sebagai destinasi pariwisata. Abdul Wahid berharap kawasan ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga ikon kota Pekanbaru yang mencerminkan kerukunan antarumat beragama.
"Saya ingin membangun kembali Kampung Tionghoa yang ada dijalan Karet. Hal ini sebagai perwujudan bahwa kita hidup berdampingan. Termasuk saya mengusulkan agar dipindah lokasi perayaan Waisak langsung di Candi Muara Takus," ujarnya.
Dikatakan, kawasan yang dikenal sebagai Kampung Melayu Tionghoa, telah lama menjadi pusat kegiatan masyarakat lintas budaya. Berbagai perayaan seperti tahun baru Imlek, Waisak, dan kegiatan seni budaya rutin digelar di kawasan ini, menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan warga.
"Kami ingin menjaga warisan sejarah itu sekaligus menata kawasan tersebut lebih nyaman dan berdaya saing. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama menyukseskan program ini," ungkapnya.
Pelaksanan Dharmasanti (Sannipata) Waisak diikuti ribuan umat Buddha Kota Pekanbaru, Riau pada umumnya.
Sebagaimana dilaporkan Ketua Panitia Waisak Bersama Umat Buddha Kota Pekanbaru 2569 BE/2025, Ket Tjing. Dia mengungkapkan Dharmasanti Waisak merupakan rangkaian terakhir dari acara Waisak Bersama.
“Malam ini syukuran silaturahmi puncak acara Waisak. Berbagai kegiatan dalam rangka memperingati tiga peristiwa penting Sang Buddhis telah dilakukan, seperti rangkaian kegiatan bakti sosial donor darah, Dharma Desana pawai bersama di jalan Karet dengan peserta lebih dari tiga ribu orang, karya bhakti membersihkan taman makam pahlawan Kusuma Dharma, pemberian paket sembako, ziarah Dharmayatra Waisak ke candi Muara Takus, bazar vegetarian, kunjungan kasih ke berbagai panti asuhan, panti jompo dan masih banyak kegiatan lainnya. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu terselenggaranya acara Waisak Bersama hingga lancer dan sukses, terutama para donatur dan sponsor kegiatan,” kata Ket Tjing.
Melalui momentum Dharmasanti Waisak ia mengajak umat untuk menumbuhkan komitmen bersama menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dengan meneguhkan moderasi peradaban dalam kehidupan masyarakat dan benegara.
“Apalagi 1 Juni 2025 kita merayakan kesaktian Pancasila, dimana dasar negara Indonesia dengan lambang Burung Garuda mencekram pita dengan tulisan Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetap bersatu dan kokoh. Melalui Dharmasanti Waisak bersama dijadikan momentum untuk memperkokoh persatuan,” urianya.
Pada kegiatan bertema "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia", Ketua Umum Sangha Agung Indonesia, YM. Bhante Khemacaro Mahathera mengungkapkan keinginannya agar pemerintah Provinsi Riau membangun infrastruktur di candi Muara Takus.
“Sejak tanggal 1 Februari 1983, Waisyak diakui sebagai hari raya umat Buddha dan diberi libur nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia, dengan momentum Waisak ini mari kita bersama mendukung cita-cita umat Buddha. Harapan saya untuk umat Buddha agar mengetahui peran dan fungsinya masing-masing," katanya.
YM. Bhante Khemacaro Mahathera, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah bersinergi dalam kegiatan Waisak bersama pada tahun ini.
"Kita berharap tahun depan Waisyak bisa dilaksanakan di candi Muara Takus, seperti halnya Waisyak di tahun 2019 silam. Harapan kami agar Pemerintah Provinsi Riau segera membangun infrastruktur disegala aspek agar mempermudah dan memberikan kenyamanan jika kita ingin ke Candi Muara Takus. Bukan hanya sekedar untuk kegiatan keagamaan umat Buddha saja, jika candi Muara Takus di restorasi akan mendatangkan wisatawan yang akan mendongkrak perekonomian pariwisata di Riau dan menjadi salah satu ikon Riau seperti candi Muaro Jambi yang dulu direstorasi, sekarang menjadi tempat wisata hingga internasional,” terangnya.
Disisi lain, Plh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmad Suhadi yang juga Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau dalam sambutan singkatnya berharap Waisak menjadi momentum untuk mencapai kebahagiaan dan kedamaian.
“Semoga dengan adanya Waisak tahun ini dapat menjadi landasan untuk memperbaiki diri sehingga tercapai kebahagiaan dan kedamaian umat. Dengan menjalankan dharma untuk menunaikan tugas kewajibannya masing-masing dapat mewujudkan kerukunan hidup umat beragama di Riau. Kerukunan beragama merupakan fondasi dalam pembangunan untuk mewujudkan kehidupan sosial yang damai saling melengkapi. Index kerukunan umat beragama Riau tahun 2024 di angka 84,3 tertinggi kedua di Indonesia, mari kita jaga dan tingkatkan kerukunan beragama dengan saling menghormati dan penegakan hokum yang tanpa tebang pilih,” katanya.
Turut hadir dalam kesempatan kali ini, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Riau (FKUB Riau) Abdurrahman, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Riau (FPK Riau) Auni M. Noor, Ketua Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Afrizal DS, Ketua PSMTI Riau Stephen Sanjaya, Ketua Walubi Riau Mariyana, Ketua Permabudhi Riau Kurniadi, ketua dan perwakilan masyarakat Tionghoa se-Riau dan ribuan umat Buddha.
Panitia juga mengadakan pentas seni dan kebudayaan untuk ditampilkan dalam rangka pertunjukan hiburan dengan melibatkan instansi sekolah dan organisasi masyarakat Buddha di Pekanbaru.
Saat Dharmasanti dilakukan pengundian berbagai macam hadiah yang sudah disediakan mulai dari dispenser, kipas angin, Tab HP, mesin cuci, sepeda listrik dan hadiah utama berupa 2 unit sepeda motor yang diberikan BRI dan Panin Bank. Dua orang yang beruntung malam ini yaitu Sutiman yang beralamatkan di Jalan Garuda Sakti dan Suryadi yang beralamat di Jalan Lili.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....