Festival Lampu Colok Meriahkan Malam Ramadan di Bukit Raya Pekanbaru

  • 16 Mar 2026 11:43 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Festival Lampu Colok digelar di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada Minggu 15 Maret 2026 malam. Ratusan lampu colok menghiasi kawasan Kelurahan Tangkerang Labuai dan menciptakan suasana meriah pada malam Ramadan.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Ia menyampaikan festival lampu colok yang digelar di Bukit Raya menjadi yang pertama dilaksanakan di Kota Pekanbaru pada Ramadan tahun ini.

Menurutnya, pemerintah kota memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Ia menilai partisipasi warga sangat penting dalam menjaga dan memperkenalkan kembali tradisi budaya Melayu kepada generasi muda, terutama pada momentum bulan Ramadan.

Selain sebagai kegiatan budaya, festival lampu colok juga bertujuan menyemarakkan malam-malam terakhir Ramadan yang diyakini memiliki nilai ibadah tinggi, termasuk malam Lailatul Qadar.

"Alhamdulillah Festival Lampu Colok di Kecamatan Bukit Raya sudah bergulir, ini pertama di Kota Pekanbaru," ujar Markarius, Minggu 15 Maret 2026.

Cahaya lampu colok yang menghiasi kawasan tersebut menggambarkan semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Wawako juga mengajak masyarakat memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah, termasuk melaksanakan iktikaf di masjid.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu lampu colok digunakan masyarakat di perkampungan sebagai sumber penerangan sebelum listrik tersedia.

Markarius juga menyebutkan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan digelar di kecamatan lain di Kota Pekanbaru agar suasana Ramadan dapat dirasakan secara merata.

"Festival ini bukan berpusat di satu kecamatan saja, tapi seluruh kecamatan, supaya syiar nya terasa," ujar Markarius.

Sementara itu, Camat Bukit Raya, Tengku Ardi Dwisasti, menyampaikan bahwa masyarakat di wilayahnya menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyukseskan festival tersebut.

Menurutnya, proses persiapan kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat di Kecamatan Bukit Raya sehingga festival ini menjadi bentuk kebersamaan warga sekaligus upaya melestarikan budaya Melayu di Pekanbaru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....