Dinkes Pekanbaru Larang Pedagang Takjil Menggunakan Bahan Berbahaya
- 28 Feb 2026 13:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Para pedagang di Pasar Ramadan 1447 H di Kota Pekanbaru diimbau tidak menggunakan bahan berbahaya sebagai campuran makanan dan minuman. Penggunaan zat seperti boraks dan Rhodamin B dalam aneka takjil diminta untuk dihindari karena berisiko bagi kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menegaskan konsumsi zat berbahaya secara berlebihan dapat memicu berbagai penyakit serius, termasuk kanker.
“Boraks bersifat karsinogenik dan bisa memicu sejumlah penyakit apabila dikonsumsi,” jelas Hazli, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menerangkan, makanan atau minuman yang mengandung boraks sangat berbahaya bagi tubuh, terutama organ ginjal yang dapat mengalami gangguan akibat paparan zat tersebut.
“Kandungan boraks dapat merusak organ tubuh, khususnya ginjal,” katanya.
Hazli menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru turut melakukan pengawasan terhadap kemungkinan peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya.
“Kami membantu melakukan pengawasan terhadap kandungan bahan berbahaya dalam makanan yang dijual,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya juga bersinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru dalam pengambilan sampel takjil untuk diuji kandungannya.
“Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Pasar Ramadan, tetapi juga di swalayan serta distributor makanan,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....