Bazar Tambual Kuansing Meriahkan Ramadhan Pekanbaru
- 26 Feb 2026 13:28 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Ikatan Mondek-Mondek Kuansing (IMMK) kembali menggelar Bazar Tambual Kuansing di teras Dapur Dipo, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026 atau 7 Ramadan 1477 H. Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat 27 Februari 2026 ini menjadi upaya pelestarian kuliner khas Kuantan Singingi di bulan suci Ramadan.
Bazar yang telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya itu diikuti 12 pelaku usaha kuliner yang menghadirkan beragam tambual atau kudapan tradisional Kuansing yang kini jarang dijumpai di Pekanbaru. Di antaranya Periuk Boruak, Puluik Kucuang, Srikayo Baumah, Sarang Panyongek, Kolak Mie, Gulai Cabodak Hitam, Otun, Limpik, Sambal Kambili, Kue Talam, dan Kue Sampan.
Ketua Pelaksana Bazar Tambual IMMK, Yusni Mauida, mengatakan seluruh peserta merupakan pelaku usaha yang berdomisili di Pekanbaru. Mereka secara khusus menyajikan penganan khas daerah asal untuk memperkenalkannya kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua IKKS, R. Rusdianto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi IMMK yang setiap tahun rutin menggelar bazar sebagai sarana memperkenalkan makanan tradisional Kuansing.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen mondek-mondek dalam menjaga dan mempromosikan kuliner daerah. Tidak mudah menjaga konsistensi, dan ini patut diapresiasi,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Sementara itu, Ketua Ikatan Mondek-Mondek Kuansing, Rahmita Budiartiningsih, menyebut bazar ini merupakan bagian dari program kerja organisasi. Bertujuan untuk melestarikan penganan atau tambual khas Kuansing.
Momen Ramadhan dianggap cocok untuk menggelar kegiatan karena masyarakat selalu mencari pebukaan untuk berbuka. Disamping itu, ada rasa tanggung jawab dari organisasi, untuk bisa memberikan kontribusi kepada kampung halaman berupa mempopulerkan makanan khas ini.
“Semoga nanti bisa jadi UMKM yang akan menambah pendapatan masyarakt khususnya UMKM Kuansing. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Bank Riau Kepri yang memberikan dukungan terselenggaranya kegiatan. Demikian juga kepada pihak-pihak lainnya, seperti Dapur Dipo milik ibu Hj Maryenik Yanda yang mengizinkan kami menggunakan tempatnya untuk berkegiatan,” katanya.
Melalui Bazar Tambual Kuansing ini, IMMK tidak hanya menghadirkan ragam penganan tradisional, tetapi juga menegaskan komitmen menjaga identitas budaya daerah di tengah masyarakat urban. Di bulan Ramadhan yang sarat makna kebersamaan, bazar ini menjadi ruang temu antara tradisi, ekonomi kerakyatan, dan upaya melestarikan warisan kuliner Kuantan Singingi agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....