Waktu Terbaik Olahraga saat Puasa, sebelum atau sesudah Berbuka?

  • 22 Feb 2026 21:49 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Berpuasa bukan berarti harus berhenti berolahraga. Aktivitas fisik tetap penting untuk menjaga kebugaran, daya tahan tubuh, serta kesehatan jantung dan metabolisme.

Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), orang dewasa dianjurkan tetap aktif secara fisik secara rutin karena olahraga berperan besar dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Namun saat puasa, waktu dan intensitas perlu disesuaikan agar tubuh tidak mengalami kelelahan atau dehidrasi. Secara umum, ada beberapa waktu yang sering dipilih untuk berolahraga selama Ramadan.

Banyak orang memilih berolahraga menjelang berbuka puasa, sekitar 30–60 menit sebelum magrib. Pada waktu ini, energi tubuh memang lebih rendah dibandingkan setelah makan, sehingga aktivitas sebaiknya dilakukan dengan durasi dan intensitas yang terkontrol. Keuntungannya, cairan dan asupan nutrisi bisa segera diganti saat berbuka, sehingga risiko dehidrasi berkepanjangan dapat diminimalkan.

Pilihan lain adalah setelah berbuka puasa. Dilansir dari Mayo Clinic, olahraga idealnya dilakukan ketika tubuh sudah memiliki cukup energi dan cairan. Memberi jeda sekitar 1–2 jam setelah makan membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik sebelum tubuh kembali aktif. Waktu ini cocok bagi yang ingin melakukan aktivitas dengan intensitas sedikit lebih tinggi dibandingkan menjelang berbuka.

Sebagian orang juga memilih berolahraga pada malam hari setelah salat tarawih. Pada waktu ini, tubuh umumnya sudah terhidrasi dan mendapatkan asupan makanan, sehingga kondisi fisik lebih stabil. Namun, ingatlah untuk tidak berolahraga terlalu larut agar kualitas tidur tetap terjaga.

Kapan pun waktu yang dipilih, perhatikan tanda-tanda apabila tubuh kekurangan cairan. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa pusing, lemas berlebihan, serta urin berwarna gelap bisa menjadi indikator dehidrasi. Jika gejala tersebut muncul, maka sebaiknya hentikan aktivitas dan beristirahat.

Jadi, waktu terbaik olahraga saat bulan puasa bergantung pada kondisi fisik dan rutinitas masing-masing. Yang terpenting adalah menyesuaikan intensitas, tidak memaksakan diri, serta memastikan kebutuhan cairan dan nutrisi terpenuhi antara waktu berbuka hingga sahur. Dengan perencanaan yang tepat, olahraga tetap bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat selama Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....