Masjid Raya An-Nur Siapkan Program Ramadan
- 18 Feb 2026 16:32 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pengelola Masjid Raya An-Nur mempersiapkan rangkaian program menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan konsep terpadu, mulai dari penguatan ibadah, layanan sosial, hingga dukungan bagi pelaku UMKM. Sejumlah agenda telah dimatangkan guna memastikan jamaah memperoleh kenyamanan dan manfaat maksimal selama bulan suci.
Imam Besar sekaligus Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur, Zul Ikromi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Tarawih tetap digelar 23 rakaat seperti tahun-tahun sebelumnya. Pola bacaan Alquran juga telah disusun agar khatam selama Ramadan.
“Delapan rakaat pertama menggunakan surat-surat pendek, kemudian dilanjutkan dengan bacaan satu juz setiap malam hingga qiyamullail. Ini sudah menjadi komitmen kami untuk menjaga kekhusyukan sekaligus target khatam,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026.
Di bidang sosial, panitia menggandeng Baznas Provinsi Riau untuk menyediakan 300 porsi takjil dan makan berbuka gratis setiap hari. Program ini diperuntukkan bagi jamaah, musafir, serta masyarakat yang ingin berbuka puasa di lingkungan masjid.
“Kami ingin memastikan siapa pun yang datang ke masjid dapat merasakan keberkahan Ramadan, termasuk melalui hidangan berbuka yang kami siapkan setiap hari,” ungkap Zul Ikromi.
Tak hanya fokus pada ibadah dan sosial, sektor ekonomi umat juga menjadi perhatian. Sebanyak 30 stan Bazar Ramadan disediakan di area masjid untuk menampung pelaku UMKM yang menjual aneka makanan berbuka, busana muslim, hingga produk Islami.
Fasilitas tambahan seperti layanan pijat refleksi dan gerai konsultasi zakat turut dihadirkan guna meningkatkan kenyamanan jamaah. Pengelolaan zakat mal dan zakat fitrah akan dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BPMR An-Nur secara profesional dan transparan.
Ketua Panitia Ramadan, H. Zulkarnain Umar, menambahkan bahwa pembinaan generasi muda juga menjadi bagian dari program utama melalui kegiatan Pesantren Ramadan yang dikelola Ikatan Remaja Masjid (IRMA) An-Nur.
“Ramadan ini kami desain sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus solidaritas sosial. Kami mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersama-sama memakmurkan masjid,” katanya.
Memasuki 10 malam terakhir, panitia juga menjadwalkan iktikaf dan dauroh kitab dengan menghadirkan para asatidz sebagai pemateri. Dengan rangkaian program tersebut, Masjid Raya An-Nur diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan dan pemberdayaan umat selama Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....