Pasokan Kelapa Menipis, Harga Santan Meroket di Ramadan

  • 14 Mar 2025 09:26 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Harga santan kelapa mengalami kenaikan signifikan di pertengahan bulan Ramadan ini. Di Pasar Kodim, harga santan murni saat ini mencapai Rp 32.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp 24.000 per kilogram. Sementara itu, harga santan campur masih bertahan di angka Rp 14.000 per kilogram.

Adi, salah seorang pedagang santan di Pasar Kodim, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan kelapa. Menurutnya, cuaca yang sering hujan membuat pasokan kelapa dari petani menurun, sehingga stok bahan baku menjadi lebih sedikit dibandingkan biasanya.

"Pasokan kelapa berkurang karena hujan terus. Ini yang membuat harga santan murni naik," ujarnya, Rabu (12/03/2025).

Meski harga santan naik, permintaan dari pembeli justru meningkat, terutama dari rumah makan yang membutuhkan santan dalam jumlah besar untuk memasak menu berbuka puasa.

Adi menyebut banyak pembeli yang tetap membeli meskipun harga lebih mahal, karena santan merupakan bahan utama dalam berbagai hidangan khas Ramadan.

Para pedagang berharap pasokan kelapa segera kembali normal agar harga santan bisa stabil. Adi juga mengatakan bahwa jika cuaca membaik, harga santan murni kemungkinan bisa kembali turun dalam beberapa minggu ke depan.

"Kalau pasokan lancar lagi, harga pasti turun. Tapi sekarang kita hanya bisa menunggu," katanya.

Kenaikan harga santan ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Dengan harga yang lebih tinggi, mereka harus menyesuaikan anggaran belanja agar tetap bisa memenuhi kebutuhan memasak selama Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....