SMP Negeri 25 Pekanbaru Jalankan Program Pekanbaru Cinta Al-Qur'an

  • 11 Mar 2025 15:51 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: SMP Negeri 25 Pekanbaru menggelar program "Pekanbaru Cinta Al-Qur'an" selama bulan Ramadan. Program yang diinisiasi oleh Wali Kota Pekanbaru ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur'an serta mengentaskan buta aksara Al-Qur'an di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari selama empat jam pelajaran atau setara dengan 4×40 menit.

Kepala SMP Negeri 25 Pekanbaru, Asbullah menjelaskan sebelum program ini dijalankan, pihak sekolah terlebih dahulu memetakan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Hasil pemetaan ini kemudian menjadi dasar untuk membagi siswa ke dalam kelompok pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan mereka.

“Bagi siswa yang belum lancar membaca Al-Qur'an, kami membuat program khusus bernama 'Bengkel Qur'an' yang dipusatkan di musholla sekolah,” ungkapnya kepada RRI, Selasa (11/03/2025).

Sementara itu, bagi siswa yang sudah lancar membaca dan menghafal Al-Qur'an, mereka melaksanakan kegiatan membaca Al-Qur'an di kelas masing-masing. Untuk memperkuat pembelajaran, sekolah juga menerapkan metode "Tutur Sebaya," yaitu siswa yang sudah mahir membaca dan menghafal Al-Qur'an dilibatkan dalam membimbing teman-temannya yang masih belajar. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan interaktif.

Asbullah menambahkan tujuan utama dari program ini adalah memastikan seluruh siswa mendapatkan pendidikan agama yang cukup, terutama dalam membaca Al-Qur'an. Selain mendapatkan bimbingan dari guru, keterlibatan siswa dalam membimbing temannya juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama siswa.

Selain bagi siswa Muslim, pihak sekolah juga memastikan siswa non-Muslim tetap mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing selama kegiatan berlangsung.

Dengan demikian, tidak ada siswa yang terabaikan dalam memperoleh pendidikan agama di sekolah. Program ini diharapkan dapat memperkuat karakter religius siswa serta menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....