Mengenal Lebih Dekat Grup F Piala Dunia 2026: Tunisia vs Belanda

  • 26 Jun 2026 07:36 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pertandingan babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 pada 26 Juni 2026 akan mempertemukan Tunisia dengan Belanda. Pertandingan ini akan dilaksanakan di Arrowhead Stadium atau yang saat ini berganti nama sementara menjadi Kansas City Stadium selama Piala Dunia 2026.

Tunisia menjadi salah satu perwakilan bagian utara benua Afrika. Negara ini terletak diantara Laut Mediterania dan Gurun Sahara. Sehingga Tunisia menjembatani kebudayaan Arab dan Afrika.

Berdasarkan No. 1 Currency, Dinar Tunisia (TND) adalah mata uang resmi Tunisia. Mata uang ini dilambangkan dengan “د.ت” atau “DT” dan terbagi menjadi 1.000 millimes. Dinar Tunisia mulai digunakan pada tahun 1960, menggantikan franc Prancis. Nama “dinar” berasal dari kata Latin “denarius”, yang mencerminkan ikatan sejarah Tunisia yang kaya dengan peradaban kuno.

Secara resmi, Tunisia menggunakan berbahasa Arab, dengan Bahasa Arab Baku Modern yang digunakan dalam administrasi, sekolah, media, pers, dan dokumen resmi. Jarniascyril menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, orang Tunisia kebanyakan Bahasa Arab Tunisia, yang disebut Derja atau Tounsi. Bahasa ini merupakan dialek Maghrebi.

Bendera Nasional Tunisia berbentuk persegi panjang dengan rasio 2:3 berlatar belakang merah dengan sebuah lingkaran putih di tengahnya, yang di dalamnya terdapat bulan sabit merah yang hampir mengelilingi bintang berujung lima berwarna merah. Bulan sabit merah tersebut terdiri dari dua busur yang saling bersilangan dan hampir mengelilingi bintang tersebut dari sisi kirinya.

Latar belakang merah pada bendera Tunisia melambangkan perlawanan terhadap dominasi Turki dan pertumpahan para pejuang yang gugur pada tahun 1881 ketika Tunisia ditaklukkan oleh Prancis. Bulan sabit merah merupakan lambang tradisional Islam dan juga berfungsi sebagai tanda keberuntungan dalam budaya Arab, serta melambangkan persatuan seluruh umat Muslim.

Tunisia akan melawan Belanda yang merupakan raksasa sepak bola legendaris dari kawasan barat laut benua Eropa. Melansir analisis Sky Sports, latar belakang geografis Eropa Barat yang beriklim sedang cenderung dingin turut membentuk pola latihan serta ketahanan fisik tingkat tinggi yang menjadi modal utama para pemain Belanda.

Berdasarkan European Commision, Belanda menjadi salah satu negara anggota pendiri Uni Eropa dan salah satu negara pertama yang mengadopsi euro pada tanggal 1 Januari 1999. Sebelum euro, Belanda menggunakan mata uang Guilder Belanda dari tahun 1434 sampai 2002.

Masyarakat Belanda menggunakan bahasa Belanda atau Nederlands sebagai bahasa resmi sehari-hari. Berdasarkan Poli Lingua, terdapat juga bahasa Frisia, atau "Frysk," yang dituturkan terutama di provinsi Friesland. Bahasa Frisia adalah bahasa kuno yang berakar pada cabang Anglo-Frisia dari rumpun bahasa Jermanik.

Bendera nasional Belanda memiliki desain tiga garis horizontal berukuran sama yang terdiri dari warna merah, putih, dan biru. Awalnya dalam perjuangan kemerdekaan Belanda melawan Spanyol, benderanya berwarna oranye, putih, dan biru. Tidak pernah ada pengakuan resmi terhadap penggantian warna oranye dengan merah, perubahan tersebut terjadi pada tahun 1660.

Adanya teori yang dijelaskan laman I am Expat, menyatakan bahwa kematian Willem van Oranje II pada tahun 1650 serta ketidakpastian politik menyebabkan perlahan-lahan menghilangnya warna oranye. Tanpa adanya anggota keluarga Oranje yang menduduki jabatan stadtholder (pemimpin nasional), kaum republik di Belanda dapat mengganti prinsenvlag (bendera oranye-putih-biru) dengan statenvlag (bendera merah-putih-biru), sebelum akhirnya ada pelarangan bendera oranye pada tahun 1652.

Pertemuan antara Tunisia dan Belanda di Grup F pada akhirnya menjadi sebuah simulasi indah tentang bagaimana sepak bola mampu menyatukan perbedaan identitas dari dua belahan benua. Pendukung kedua tim dipastikan akan membanjiri tribun dengan membawa keunikan budaya masing-masing.Oleh karena itu, mari kita bersiap menyaksikan pertandingan Grup F ini sambil mengagumi warisan sejarah dan identitas kedua negara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....