Makna Julukan Tim Nasional Curaçao dan Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026
- 25 Jun 2026 12:38 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pertandingan babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 pada 26 Juni 2026 akan mempertemukan negara kepulauan Curaçao dengan Pantai Gading. Kepulauan Curaçao berasal dari benua Amerika Utara di kawasan Karibia. Sedangkan, Pantai Gading berasal dari benua Afrika Barat.
Keduanya membawa julukan nama tim yang mengekspresikan identitas diri masing-masing. Latar belakang historis dari julukan kedua tim pada akhirnya melahirkan karakter dan cara mendukung yang sangat khas serta ekspresif di atas tribun stadion.
Tim nasional sepak bola Curaçao disebut The Blue Wave atau Si Ombak Biru. Seattle Times menjelaskan arti nama itu sebagai penghormatan kepada air laut berwarna turquoise berkilauan yang mengelilingi pulau itu.
Pendapat lain dari Deporte Awe menjelaskan Blue Wave diambil dari lagu kebangsaan tim sepak bola mereka. Lagu tersebut berjudul “Bluewave,” dinyanyikan oleh penyanyi Jeon dan diproduksi oleh Steve Andreas.
Awalnya, itu hanyalah sebuah permintaan sederhana. Namun, lambat laun, lagu itu berkembang menjadi seruan penyemangat. Seiring berjalannya waktu, hal itu turut mengubah “Bluewave” menjadi julukan yang digunakan para pendukung untuk tim nasional itu sendiri.
Bahkan pendukung mereka juga dikenal dengan nama Blue Wave. Warna biru menjadi tema utama untuk segala hal di negara ini, hingga ke minuman keras Blue Curaçao yang populer di seluruh dunia (meskipun rasanya jeruk).
Tim yang akan menjadi lawan Curaçao adalah Pantai Gading. Mereka memiliki nama resmi dalam bahasa Prancis yaitu Côte d'Ivoire. Berdasarkan Join the Champs, Tim nasional Côte d'Ivoire disebut Équipe de football de Côte d’Ivoire.
Pendukung Côte d'Ivoire membawa nama besar “Les Éléphants” atau Pasukan Gajah yang melambangkan kekuatan fisik, kejayaan masa lalu, serta satwa ikonik yang sangat dihormati di daratan Afrika. Tim ini dikelola oleh Fédération Ivoirienne de Football (FIF).
Berdasarkan unggahan Instagram @theathleticfc, Silue Kolo (penggemar Les Éléphants) mengatakan bahwa penggemar tim nasional Côte d'Ivoire disebut Supporter Maso. Maso diambil dari kata masochism yang artinya seseorang yang mendapat kesenangan dari penderitaan. Sehingga, Supporter Maso berarti penggemar yang mendukung disaat terbaik dan terburuk.
Masing-masing tim nasional memiliki julukan yang sangat sesuai dengan daerah dan gaya mendukung mereka. Oleh karena itu, mari kita nikmati jalannya laga sengit di Grup E ini sambil mengagumi kreativitas penggemar yang tersaji sepanjang pertandingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....