Dampak Begadang Nonton Bola Bagi Kesehatan
- 17 Jun 2026 10:06 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menonton pertandingan sepak bola, terutama saat tim nasional berlaga, sering kali menjadi momen emosional yang menyatukan banyak orang. Sorakan kegembiraan saat gol tercipta atau kekecewaan mendalam saat tim menelan kekalahan adalah bagian dari euforia pendukung. Namun, kegiatan menonton hingga larut malam atau begadang dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan fisik maupun mental jika tidak dikelola dengan bijak.
Kurang tidur akibat begadang menonton pertandingan secara rutin dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Menurut Sleep Foundation, paparan cahaya biru dari layar televisi atau ponsel di malam hari dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur pola tidur. Akibatnya, kualitas tidur menurun, yang dalam jangka panjang berdampak pada penurunan konsentrasi, melemahnya sistem imun, hingga risiko gangguan kesehatan jantung.
Selain dampak fisik, aspek psikologis juga perlu diperhatikan saat tim kesayangan mengalami kekalahan. Reaksi emosional seperti sedih, marah, atau kecewa yang berlebihan dapat memicu stres. Mengutip American Psychological Association, stres emosional yang intens dapat memicu pelepasan hormon kortisol dan adrenalin secara berlebihan, yang jika terjadi berulang kali, dapat membebani kesehatan mental dan stabilitas suasana hati seseorang.
Penting untuk diingat bahwa sepak bola pada dasarnya adalah hiburan. Mengelola ekspektasi adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental. Merayakan kemenangan atau menerima kekalahan dengan sikap suportif akan jauh lebih menyehatkan daripada membiarkan emosi negatif menguasai diri setelah peluit panjang berbunyi. Keseimbangan antara antusiasme dan penerimaan adalah bentuk dukungan terbaik bagi tim kebanggaan.
Untuk menjaga tubuh tetap bugar setelah menonton pertandingan, pastikan untuk tetap terhidrasi dengan air putih dan menghindari konsumsi kafein atau camilan tinggi natrium yang sering dikonsumsi saat menonton. Jika Anda harus begadang, usahakan untuk melakukan power nap di siang hari atau mengatur jadwal tidur agar tetap mencukupi kebutuhan istirahat sekitar 7–9 jam sesuai anjuran kesehatan global.
Menonton sepak bola adalah kegiatan sosial yang menyatukan, namun kesehatan pribadi tetap harus menjadi prioritas. Jadikan pertandingan sebagai momen untuk menjalin kebersamaan dengan orang terdekat, namun jangan abaikan hak tubuh untuk beristirahat. Dengan cara ini, Anda tetap bisa menjadi pendukung setia tanpa harus mengorbankan kualitas kesehatan diri sendiri di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....