Resmi Berlaku di Piala Dunia 2026, Aturan Baru FIFA Bikin Laga Makin Ketat

  • 02 Jun 2026 09:22 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Zurich - Piala Dunia 2026 dipastikan hadir dengan wajah berbeda. Selain melibatkan 48 tim untuk pertama kalinya, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni nanti juga akan menerapkan sejumlah aturan baru yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.

Perubahan itu disahkan oleh International Football Association Board (IFAB) dan langsung diberlakukan dalam ajang terbesar sepak bola dunia. Aturan baru menyasar sejumlah aspek penting mulai dari protes kepada wasit, waktu pergantian pemain, penanganan cedera, hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR).

Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengatakan perubahan tersebut dibuat untuk menjaga ritme pertandingan sekaligus meningkatkan kualitas pertandingan di lapangan.

“IFAB menyetujui serangkaian perubahan penting dalam Laws of the Game dan Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen besar pertama yang menerapkannya,” ujar Collina.

“Perubahan ini bertujuan mengatasi diskriminasi, mengurangi pemborosan waktu, meningkatkan tempo pertandingan, serta memperbaiki pengalaman pemain dan penonton," ujarnya.

Salah satu aturan yang paling menyita perhatian adalah larangan pemain mendekati atau memprotes keputusan wasit, kecuali kapten tim. Pemain lain yang tetap memaksa mendebat keputusan berisiko menerima kartu kuning, sementara pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes bisa langsung diganjar kartu merah.

Aturan tegas juga diterapkan pada tindakan pemain yang menutupi mulut saat terlibat konfrontasi. IFAB menyatakan tindakan tersebut dapat berujung kartu merah jika dianggap berkaitan dengan ucapan yang bersifat diskriminatif atau provokatif.

Untuk mencegah buang-buang waktu, wasit kini akan memberi hitungan visual lima detik saat lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Jika lemparan tidak dilakukan tepat waktu, bola akan diberikan kepada lawan. Sedangkan tendangan gawang yang terlambat akan berbuah tendangan sudut untuk tim lawan.

Pergantian pemain pun kini dibatasi lebih ketat. Pemain yang ditarik keluar hanya diberi waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan lewat titik terdekat. Jika melanggar, pemain pengganti baru boleh masuk pada penghentian berikutnya setelah satu menit permainan berjalan.

Dalam urusan cedera, pemain lapangan yang mendapat perawatan medis di dalam lapangan wajib keluar selama satu menit setelah pertandingan dilanjutkan. Ketentuan ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, benturan kepala, atau cedera serius yang memerlukan penanganan segera.

VAR juga mendapat kewenangan tambahan. Teknologi tersebut kini bisa meninjau kartu merah akibat kesalahan pemberian kartu kuning, salah identitas pemain, keputusan sepak pojok yang keliru, hingga pelanggaran yang terjadi sebelum bola aktif dalam situasi bola mati.

Selain itu FIFA juga menetapkan jeda hidrasi selama tiga menit di setiap babak. Wasit diberi keleluasaan menentukan waktu sekitar pertengahan babak, menyesuaikan kondisi pertandingan dan cuaca di lapangan.

Dengan sederet aturan baru tersebut, Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung lebih cepat, lebih disiplin, dan minim gangguan. Bagi pemain maupun pelatih, adaptasi terhadap regulasi terbaru akan menjadi tantangan tambahan dalam perburuan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....