Neymar Jr Dipanggil Ancelotti, Publik Sepakbola Dunia Bersorak

  • 21 Mei 2026 12:15 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemanggilan Neymar Jr. ke Timnas Brasil oleh pelatih anyar Carlo Ancelotti menjadi perhatian besar publik sepak bola dunia menjelang persiapan menuju Piala Dunia 2026. Kembalinya Neymar dianggap memberi warna baru bagi kekuatan Selecao setelah pemain tersebut sempat absen cukup lama akibat cedera.

Pengumuman skuad Brasil disampaikan Carlo Ancelotti dalam agenda persiapan internasional terbaru. Neymar kembali dipercaya karena dinilai masih memiliki kualitas, pengalaman, dan pengaruh besar terhadap permainan Brasil di level dunia.

Kehadiran Neymar disambut antusias penggemar sepak bola di berbagai negara. Banyak pihak menilai kombinasi strategi Carlo Ancelotti dan kreativitas Neymar dapat mengembalikan Brasil sebagai salah satu favorit juara dunia.

Ketua Klub SAFC Pekanbaru, Ilham Dhani, mengatakan pemanggilan Neymar menjadi kabar baik bagi sepak bola dunia karena pemain tersebut masih memiliki kharisma dan kemampuan yang dibutuhkan Brasil.

“Walaupun sempat cedera, Neymar tetap pemain besar. Kehadirannya membuat pertandingan Brasil lebih menarik dan meningkatkan mental tim di lapangan,” kata Ilham Dhani di Pekanbaru, Kamis.

Sementara itu, seorang pekerja event organizer di Pekanbaru, Juni Riansyah, menilai nama Neymar masih memiliki daya tarik luar biasa, tidak hanya di dunia olahraga tetapi juga industri hiburan dan acara publik.

“Kalau Neymar bermain di Piala Dunia nanti, perhatian penonton pasti meningkat. Dia punya pengaruh besar terhadap antusiasme publik sepak bola dunia,” ujar Juni Riansyah.

Neymar sendiri hingga kini masih menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil. Pengalamannya di level internasional dinilai akan membantu pemain-pemain muda Brasil dalam menghadapi tekanan turnamen besar.

Publik kini menantikan bagaimana peran Neymar di bawah arahan Carlo Ancelotti, sekaligus berharap Brasil mampu kembali meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia setelah terakhir kali menjadi juara pada tahun 2002.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....