Turnamen terbesar yang bakal mengubah sejarah sepak bola dunia
- 13 Mei 2026 10:40 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Piala Dunia 2026 dipastikan bakal jadi edisi yang berbeda dari turnamen-turnamen sebelumnya. Bukan cuma soal jumlah tim yang makin banyak, tapi juga karena untuk pertama kalinya ajang sepak bola terbesar di dunia ini digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
FIFA juga memastikan turnamen ini akan menjadi Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah. Dikutip dari laman britanicca.com, salah satu fakta paling unik adalah jumlah peserta yang melonjak drastis dari 32 menjadi 48 tim. Artinya, makin banyak negara punya kesempatan tampil di panggung dunia.
Format baru ini membuat total pertandingan meningkat menjadi 104 laga, jauh lebih banyak dibanding edisi Qatar 2022 yang hanya memainkan 64 pertandingan. Dengan format ini, para penggemar sepak bola bakal disuguhi lebih banyak drama dan kejutan hampir setiap hari.
Bukan cuma jumlah tim yang berubah, format kompetisinya juga ikut dirombak total. Nantinya akan ada 12 grup yang masing-masing diisi empat tim. Dua tim terbaik dan delapan peringkat tiga terbaik bakal lolos ke fase gugur. Artinya, peluang negara kecil untuk menciptakan kejutan jadi semakin terbuka lebar di Piala Dunia 2026 nanti.
Fakta menarik lainnya adalah Piala Dunia 2026 akan berlangsung selama 39 hari. Ini menjadikannya salah satu turnamen Piala Dunia dengan durasi paling panjang dalam sejarah modern sepak bola. Jadwal yang panjang ini terjadi karena jumlah pertandingan yang meningkat drastis. Para pemain diprediksi harus punya stamina ekstra agar bisa bertahan hingga partai final.
Piala Dunia 2026 juga bakal menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus. Sebelumnya, Piala Dunia paling banyak hanya digelar dua negara seperti Korea Selatan dan Jepang pada 2002. FIFA memilih Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko karena dianggap memiliki infrastruktur stadion dan transportasi yang siap menampung jutaan suporter dari seluruh dunia.
Menariknya lagi, Stadion Azteca di Meksiko akan mencetak sejarah baru. Stadion legendaris itu menjadi venue pertama yang digunakan dalam tiga edisi Piala Dunia berbeda, yakni 1970, 1986, dan 2026. Kini, Azteca kembali menjadi sorotan dunia sepak bola.
Bukan hanya soal sepak bola, FIFA juga menyiapkan konsep hiburan yang jauh lebih megah. Menurut laporan media internasional, pembukaan Piala Dunia 2026 akan digelar dalam tiga seremoni berbeda di masing-masing negara tuan rumah. Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko bakal menghadirkan konser serta pertunjukan budaya masing-masing. Ini menjadi sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia sebelumnya.
Hal lain yang membuat Piala Dunia 2026 terasa unik adalah jarak antar kota tuan rumah yang sangat jauh. Bayangkan saja, pertandingan bisa berlangsung di New York lalu beberapa hari kemudian pindah ke Los Angeles atau Toronto.
Kondisi ini membuat aspek perjalanan dan pemulihan fisik pemain menjadi tantangan tersendiri. Bahkan beberapa analis sepak bola memprediksi faktor cuaca dan perjalanan bakal sangat memengaruhi performa tim di turnamen nanti.
Dengan semua perubahan tersebut, Piala Dunia 2026 terasa seperti era baru sepak bola modern. Lebih banyak tim, lebih banyak pertandingan, lebih banyak kota, dan lebih banyak cerita yang akan lahir. Bagi para pecinta sepak bola, turnamen ini bukan cuma soal mencari juara dunia, tapi juga tentang menikmati pesta olahraga terbesar yang mungkin paling spektakuler sepanjang sejarah. Dunia kini tinggal menghitung hari menuju kick-off Piala Dunia paling ambisius yang pernah dibuat FIFA
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....