Tiga Atlet Triathlon Pekanbaru Raih Medali di Bintan

  • 05 Okt 2026 17:26 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tiga atlet triathlon asal Kota Pekanbaru berhasil meraih medali pada ajang International Bintan Triathlon 2026 yang berlangsung di Lagoi Bay Area, Bintan Resorts, Kepulauan Riau, 3 hingga 4 Oktober 2026. Ketiga atlet tersebut sukses membawa pulang satu medali emas dan dua medali perak.

Sekretaris Umum Federasi Triathlon Indonesia atau FTI Kota Pekanbaru, Andi Saputra, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil positif dari proses pembinaan atlet yang terus dilakukan. Keikutsertaan dalam ajang internasional juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperbaiki catatan waktu atlet.

“Ada yang youth, ada yang senior, ada yang master. Jadi kita ikuti ini salah satunya untuk meningkatkan waktu-waktu atlet kita yang dari Pekanbaru dan sekaligus kita mewakili Indonesia,” ujar Andi, Senin 5 Oktober 2026.

Adapun medali emas diraih Muhammad Zahin Alfarizqi pada kategori Youth Male 12-14. Sementara medali perak masing-masing diraih Tsaqif Ar-Rakhi Athif pada kategori Youth 15-17 dan Valeria Naomi Belva Gultom pada kategori Youth 12-14.

Andi menjelaskan, ketiga atlet tersebut juga tengah dipersiapkan untuk menghadapi Pra-PON yang rencananya digelar di Ancol, Jakarta. Kompetisi tersebut akan menjadi salah satu tahapan penting menuju persaingan nasional, dengan masing-masing provinsi nantinya mengirimkan atlet putra dan putri.

“Kita persiapan untuk Pra-PON yang dilaksanakan di Ancol, Jakarta. Nanti perwakilan ada empat putra dan empat putri dari seluruh provinsi. Ketiga atlet ini akan ikut ambil bagian dari Pra-PON nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, orang tua Muhammad Zahin Alfarizqi, Johar Pribawana, mengatakan perkembangan kemampuan Zahin mulai menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Menurutnya, ajang International Bintan Triathlon menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan Zahin setelah sebelumnya mengikuti dua kejuaraan di Malaysia.

“Alhamdulillah Zahin berkembang dengan baik untuk prestasinya. Ini salah satu ajang untuk memastikan dan mengukur kemampuan Zahin. Dibandingkan dua kejuaraan di Malaysia yang lalu, perkembangannya sudah kelihatan,” kata Johar.

Johar menambahkan, tantangan juga muncul dalam persiapan menghadapi kejuaraan, terutama kondisi asap. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi Zahin untuk tampil maksimal dan meraih hasil yang membanggakan.

“Persiapannya memang ada tantangan, salah satunya asap. Tapi alhamdulillah hasilnya baik dan perkembangannya sesuai dengan ekspektasi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....