Pickle Mall SKA 2026 Jadi Momentum Populerkan Pickleball di Riau

  • 04 Okt 2026 00:28 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Olahraga pickleball mulai mendapat ruang lebih luas di tengah masyarakat Pekanbaru. Melalui Pickle Mall SKA 2026, olahraga tersebut diperkenalkan melalui kompetisi yang digelar selama tiga hari, 2 hingga 4 Oktober 2026, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Anniversary Mal SKA ke-21.

Ketua Pelaksana Pickle Mall SKA 2026 sekaligus Ketua Cendana Pickleball Academy, Meiza Ihsan, mengatakan event tersebut menjadi pertandingan pickleball pertama yang digelar di Sumatera. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pickleball Cendana dengan menghadirkan sejumlah kategori pertandingan.

“Event Pickle Mall ini adalah yang pertama di Sumatera. Pertandingan ini merupakan rangkaian Anniversary Mal SKA yang ke-21 dan diselenggarakan oleh Pickleball Cendana,” ujar Meiza Ihsan, Sabtu 3 Oktober 2026.

Meiza menyebutkan, Pickle Mall 2026 diikuti 110 peserta yang tergabung dalam 55 tim. Para peserta bertanding dalam empat kategori, yakni kelompok usia 10 tahun, usia 14 tahun, usia 19 tahun ke atas kategori open, serta usia 35 tahun ke atas. Pertandingan hari terakhir sekaligus menjadi penentuan juara dari masing-masing kategori.

Menurut Meiza, penyelenggaraan event ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan pickleball kepada masyarakat Pekanbaru. Ia berharap olahraga tersebut semakin dikenal, diminati, dan mampu melahirkan atlet-atlet baru dari kelompok junior maupun dewasa.

“Kami berharap masyarakat Pekanbaru semakin mengenal olahraga ini dan semakin banyak yang tertarik bermain pickleball. Ke depan, kami ingin pickleball menjadi olahraga baru yang diminati masyarakat dan bisa melahirkan atlet-atlet baru,” katanya.

Sementara itu, Ketua Indonesia Pickleball Federation (IPF) Riau, Bobi Rahmat, berharap perkembangan pickleball di Riau tidak hanya berhenti pada peningkatan jumlah pemain, tetapi juga dapat diarahkan menuju prestasi dan pengembangan industri olahraga.

“Kita berharap pickleball bisa menjadi satu cabang olahraga yang memasyarakat dan juga berprestasi. Ke depannya, kita berharap pickleball bisa mengarah kepada sport industry maupun sport tourism,” ujar Bobi.

Bobi menambahkan, semakin banyaknya event pickleball di Riau diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perkembangan olahraga sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, pihaknya mendorong agar kompetisi serupa dapat terus digelar di berbagai lokasi dan komunitas di Pekanbaru maupun daerah lainnya di Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....