KONI Pekanbaru Targetkan PORKOT 2026 Kembali Digelar setelah Tujuh Tahun Vakum

  • 02 Agt 2026 00:41 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru periode 2026–2030 mulai menyusun langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Salah satu program prioritas yang akan diupayakan adalah menghidupkan kembali Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Pekanbaru yang telah tujuh tahun tidak diselenggarakan.

Ketua KONI Kota Pekanbaru, Ahmad Faisal Reza, mengatakan kepengurusan baru akan memfokuskan program kerja pada pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kompetensi pelatih, serta pengembangan olahraga yang lebih modern dan adaptif. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Sebagai langkah awal, KONI Pekanbaru berencana mengagendakan kembali pelaksanaan PORKOT 2026. Ajang olahraga tingkat kota tersebut dinilai penting sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus sarana menjaring bibit-bibit potensial dari berbagai cabang olahraga. Selama tujuh tahun terakhir, PORKOT tidak terlaksana akibat keterbatasan anggaran pemerintah.

"Kita akan agendakan pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Pekanbaru di tahun ini. Sesuai permintaan teman-teman di pengurus cabang olahraga, jadi kita usahakan akan digelar di tahun 2026 ini," ujar Ahmad Faisal Reza, Sabtu 1 Agustus 2026.

Reza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin KONI Kota Pekanbaru. Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan menghadirkan program-program yang mampu mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kota Pekanbaru.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan amanah ini kepada saya. Kita siap memajukan prestasi olahraga Kota Pekanbaru ke depannya, termasuk mengagendakan kembali pelaksanaan PORKOT," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut baik rencana pelaksanaan PORKOT. Menurutnya, pemerintah kota mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan prestasi olahraga, namun pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Agung menjelaskan pembahasan mengenai penyelenggaraan PORKOT masih akan dilakukan bersama DPRD Kota Pekanbaru setelah perubahan APBD dibahas. Pemerintah akan menghitung kebutuhan anggaran agar pelaksanaan ajang olahraga tersebut dapat berjalan dengan baik.

"Untuk PORKOT sedang kita rundingkan. Nanti akan didiskusikan bersama pimpinan DPRD Kota Pekanbaru. Kita lihat kesiapan anggarannya, apalagi kepengurusan ini baru dilantik, sehingga kebutuhan pelaksanaannya harus dihitung terlebih dahulu," ungkap Agung Nugroho.

Apabila rencana tersebut terealisasi, PORKOT 2026 akan menjadi momentum kebangkitan olahraga Kota Pekanbaru setelah vakum selama tujuh tahun, sekaligus menjadi ajang pembinaan dan seleksi atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....