KONI Riau Dorong Percepatan Bonus PON, Harapkan Aksi Damai Tak Terlaksana

  • 29 Jul 2026 15:48 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - KONI Provinsi Riau terus mengupayakan penyelesaian pencairan bonus atlet dan pelatih peraih prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Peparnas. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau agar hak para atlet segera diterima dan rencana aksi damai pada awal Agustus mendatang dapat dihindari.

Wakil Ketua I KONI Provinsi Riau Khairul Fahmi mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Kepala Dispora Riau untuk memperoleh kepastian terkait proses pencairan bonus. Berdasarkan informasi yang diterima, Surat Keputusan (SK) pencairan bonus telah ditandatangani oleh Gubernur Riau dan saat ini hanya tinggal menunggu proses administrasi pencairan anggaran.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kadispora Riau. Informasinya SK bonus sudah ditandatangani oleh Gubernur Riau. Sekarang tinggal proses pencairannya, karena anggarannya sudah tersedia, hanya aliran kasnya yang masih menunggu," ujarnya, Rabu 29 Juli 2026.

Ia mengaku memahami keresahan para atlet dan pelatih yang hingga kini belum menerima bonus yang dijanjikan. Menurutnya, KONI Riau juga telah mengingatkan agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak menimbulkan aksi massa yang dinilai kurang baik bagi dunia olahraga maupun citra daerah.

"Kami berharap jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi massa atau demonstrasi. Persoalan ini harus segera diselesaikan karena menyangkut hak atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Riau," katanya.

Meski belum menerima arahan resmi dari Ketua KONI Riau terkait rencana aksi damai tersebut, pihaknya memastikan komunikasi dengan Dispora terus dilakukan. KONI berharap seluruh proses administrasi dapat segera rampung sehingga bonus dapat dicairkan dalam waktu dekat.

"Kami terus membangun komunikasi dengan Dispora dan memaklumi apa yang dirasakan teman-teman atlet maupun pelatih. Harapan kami, proses ini bisa selesai secepatnya sehingga mereka segera menerima haknya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Riau, Indra Warman, menilai rencana aksi damai merupakan keputusan masing-masing atlet dan pelatih. Namun, ia berharap persoalan bonus segera diselesaikan oleh pemerintah sehingga aksi tersebut tidak perlu dilakukan.

"Kalau memang nanti ada aksi, itu hak masing-masing atlet dan pelatih. Tetapi kami berharap bonus yang dijanjikan segera direalisasikan sehingga persoalan ini selesai dengan baik dan tidak perlu ada aksi damai," ujar Indra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....