UFC 330: Islam Makhachev Diuji Lawan Tangguh Ian Machado Garry
- 25 Jul 2026 15:50 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Philadelphia - Ajang UFC 330 dipastikan menjadi salah satu acara terbesar di dunia MMA tahun ini. Duel utama mempertemukan juara kelas welter sekaligus petarung peringkat satu pound-for-pound (P4P) UFC, Islam Makhachev, melawan penantang asal Irlandia, Ian Machado Garry.
Mengutip dari laman ufc.com, Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat. Bagi penonton Indonesia, laga utama diperkirakan berlangsung pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026 WIB.
Status Islam Makhachev sebagai petarung terbaik lintas divisi membuat dirinya selalu menjadi favorit. Namun kali ini, tantangan yang dihadapi tidak bisa dianggap remeh.
Ian Machado Garry datang sebagai penantang utama setelah mencatat kemenangan impresif atas Belal Muhammad, sehingga berhak memperebutkan sabuk juara welter. Garry dikenal memiliki kemampuan striking yang tajam, jangkauan pukulan yang panjang, serta kepercayaan diri tinggi menghadapi sang juara.
Sementara itu, pada penampilan terakhirnya, Islam Makhachev sukses mengalahkan Jack Della Maddalena untuk merebut gelar juara kelas welter dan menjadi juara dua divisi UFC. Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan dominasinya sebagai salah satu petarung paling komplet di dunia, berkat kombinasi gulat kelas dunia, kontrol di atas matras, dan striking yang terus berkembang.
Sementara itu, Ian Machado Garry tampil meyakinkan dalam dua laga terakhirnya. Setelah menundukkan lawan kuat Carlos Prates, Ia kembali mengalahkan mantan juara Belal Muhammad. Rentetan kemenangan tersebut membawanya ke pertarungan perebutan gelar terbesar sepanjang kariernya.
Secara teknis, pertarungan ini diprediksi akan menjadi duel menarik antara kemampuan grappling elite milik Makhachev melawan striking dinamis Garry. Jika Islam mampu membawa pertarungan ke bawah dan mengontrol permainan di kanvas, peluang mempertahankan gelarnya akan sangat besar.
Sebaliknya, Garry harus memanfaatkan keunggulan jangkauan, kecepatan tangan, serta menjaga pertarungan tetap berlangsung dalam posisi berdiri agar memiliki kesempatan menciptakan kejutan.
Di atas kertas, Islam Makhachev masih lebih diunggulkan berkat pengalaman menghadapi lawan-lawan elite dan rekor dominasinya di UFC. Namun Ian Machado Garry memiliki usia yang lebih muda, rasa percaya diri tinggi, dan gaya bertarung yang berpotensi menyulitkan sang juara. Apabila mampu menahan tekanan grappling Makhachev, bukan tidak mungkin Garry menghadirkan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah kelas welter UFC.
UFC 330 pun dipastikan menjadi panggung pembuktian bagi kedua petarung. Bagi Islam Makhachev, kemenangan akan semakin memperkuat statusnya sebagai raja pound-for-pound UFC. Sementara bagi Ian Machado Garry, kemenangan akan mengantarkannya menjadi juara dunia sekaligus menorehkan pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....