Alex Pereira Kalah TKO dari Ciryl Gane, Mimpi Jadi Triple Champion Pupus
- 16 Jun 2026 16:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Washington DC - Petarung asal Brasil, Alex Pereira harus menelan pil pahit dalam pertarungan terbesar dalam kariernya. Pereira kalah TKO dari Ciryl Gane pada laga perebutan gelar interim kelas berat UFC di ajang UFC Freedom 250 yang berlangsung di halaman Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat pada senin 15 Juni 2026.
Pertarungan ini menjadi kesempatan emas bagi Pereira untuk mencetak sejarah sebagai petarung pertama UFC yang berhasil meraih gelar juara di tiga divisi berbeda. Setelah sukses menjadi juara kelas menengah dan kelas berat ringan, "Poatan" mencoba menaklukkan divisi kelas berat. Namun langkahnya dihentikan oleh Gane yang tampil sangat disiplin dan efektif sepanjang pertarungan.
Sejak ronde pertama, kedua petarung tampil hati-hati. Pereira mengandalkan tendangan rendah dan serangan keras khasnya untuk menjaga jarak. Sementara itu, Gane menggunakan keunggulan footwork serta jab cepat untuk mengontrol ritme pertandingan. Meski Pereira sempat mendaratkan beberapa tendangan keras, Gane terlihat lebih nyaman dalam pertukaran serangan.
Momentum pertarungan berubah pada ronde kedua. Gane mulai meningkatkan tekanan dan berhasil menemukan celah dalam pertahanan Pereira.
Sebuah kombinasi pukulan bersih membuat petarung Brasil itu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke kanvas. Gane langsung memburu penyelesaian dengan rentetan pukulan tanpa henti.
Pereira sempat berusaha bertahan, tetapi serangan bertubi-tubi dari Gane membuat wasit Herb Dean terpaksa menghentikan pertandingan pada ronde kedua. Gane pun dinyatakan menang melalui TKO dan resmi menjadi juara interim kelas berat UFC.
Kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi petarung asal Prancis tersebut. Selain merebut sabuk interim, Gane juga membuka peluang untuk menghadapi juara kelas berat UFC, Tom Aspinall, dalam duel unifikasi gelar yang sudah lama dinantikan penggemar MMA.
Di sisi lain, kekalahan ini menghentikan ambisi Pereira untuk menorehkan sejarah sebagai juara tiga divisi UFC. Meski demikian, petarung berusia 38 tahun itu tetap mendapat apresiasi atas keberaniannya naik ke kelas berat dan menantang salah satu petarung terbaik di divisi tersebut.
Dengan hasil ini, peta persaingan kelas berat UFC kembali berubah. Ciryl Gane kini berada di posisi terdepan untuk memperebutkan gelar juara tak terbantahkan, sementara Alex Pereira harus kembali menyusun langkah berikutnya setelah gagal mewujudkan impian menjadi triple champion UFC.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....