Kurash Riau Mulai Persiapan Hadapi PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara
- 05 Jun 2026 20:28 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pengurus Cabang Olahraga Kurash Riau mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi PON Bela Diri 2026 yang akan digelar di Provinsi Sulawesi Utara pada Oktober mendatang. Saat ini, proses pendataan atlet dan konsolidasi internal terus dilakukan guna memastikan kesiapan tim yang akan mewakili Riau pada ajang nasional tersebut.
Ketua Cabang Olahraga Kurash Riau, Dedi Harianto Lubis, mengatakan PON Bela Diri tahun 2026 akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga bela diri, termasuk kurash yang menjadi salah satu peserta pada event tersebut.
Menurut Dedi, saat ini pihaknya tengah mendata atlet-atlet yang berpotensi memperkuat kontingen Riau. Dari hasil pendataan sementara, telah teridentifikasi empat atlet putra dan satu atlet putri yang dipersiapkan untuk mengikuti PON Bela Diri.
| Baca juga: Rapat Pengurus Provinsi Federasi Kurash Riau |
“PON Bela Diri akan berlangsung di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang. Saat ini kami sedang melakukan pendataan atlet yang akan dipersiapkan. Sementara baru terdata empat atlet putra dan satu atlet putri,” ujarnya, Jumat 5 Juni 2026.
Dedi menambahkan, dalam satu minggu ke depan pihaknya akan menggelar pertemuan sekaligus bersilaturahmi dengan pengurus dan pelatih kurash periode sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh data yang lebih lengkap mengenai atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat Riau.
“Kami akan mengundang pengurus dan pelatih sebelumnya untuk berdiskusi serta mengecek kembali kesiapan atlet yang bisa dikirim pada PON Bela Diri nanti,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Kurash Riau, Arief Wahyudi, mengungkapkan ajang PON Bela Diri 2026 menjadi pengalaman perdana bagi cabang olahraga kurash untuk tampil dalam event tersebut.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam proses persiapan, terutama terkait fasilitas dan lokasi latihan yang belum memadai. Kondisi tersebut membuat sebagian atlet harus menjalani latihan secara mandiri.
“Persiapan terus berjalan, namun kendala utama saat ini masih pada tempat latihan. Karena itu beberapa atlet masih banyak berlatih secara mandiri,” ungkap Arief.
Ia optimistis kondisi tersebut akan segera teratasi setelah terpilihnya kepengurusan baru Kurash Riau. Dalam waktu dekat, pengurus akan melakukan pembenahan fasilitas latihan guna menunjang persiapan menuju PON Bela Diri.
“Dengan adanya ketua baru, kami berharap tempat latihan segera dibenahi sehingga atlet bisa kembali berlatih secara terpusat. Selain itu kami juga akan mengumpulkan kembali seluruh atlet untuk bersilaturahmi dengan pengurus baru dan menyusun program persiapan,” jelasnya.
Arief menambahkan, sisa waktu menjelang pelaksanaan PON Bela Diri akan dimanfaatkan secara maksimal untuk menggelar pemusatan latihan (training center/TC) penuh di Pekanbaru guna meningkatkan kesiapan fisik, teknik, dan mental atlet.
Melalui persiapan yang lebih terarah, Kurash Riau berharap mampu tampil kompetitif dan memberikan hasil terbaik pada debut cabang olahraga tersebut di ajang PON Bela Diri 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....