Perbasi Riau Gelar Penataran Pelatih dan Wasit, Dorong Pemerataan SDM Basket
- 31 Mar 2026 11:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru : Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Riau terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di cabang olahraga bola basket melalui penataran pelatih dan wasit lisensi C serta coaching clinic 3x3 di sejumlah daerah.
Wakil Ketua (Waka) 1 Pengprov Perbasi Riau, Petala Wijaya, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pembinaan untuk menjawab tingginya minat masyarakat terhadap olahraga basket yang kini berkembang pesat hingga ke kabupaten dan kota.
“Kita melihat antusiasme basket di Riau sangat luar biasa. Perkembangannya tidak hanya di Pekanbaru, tetapi juga sudah merata hingga ke daerah,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan penataran akan dilaksanakan dalam tiga tahap, dimulai dari Kabupaten Bengkalis pada 3–5 April 2026, kemudian berlanjut di Kabupaten Kuantan Singingi pada 10–12 April 2026, dan ditutup di Kabupaten Kampar pada 17–19 April 2026.
Menurut Zulhendri, selama ini penyelenggaraan kejuaraan basket di daerah masih bergantung pada sumber daya dari Pekanbaru, khususnya dalam hal penyediaan wasit. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya pelaksanaan kegiatan.
“Selama ini daerah masih bergantung pada Pekanbaru, terutama untuk wasit. Dengan adanya penataran ini, kita berharap setiap daerah bisa memiliki wasit sendiri sehingga biaya bisa lebih efisien,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya pelatih yang memiliki lisensi resmi guna memastikan pembinaan atlet berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Ke depan, pelatih di sekolah maupun klub harus sudah memiliki lisensi. Karena dalam basket, semua aturan itu baku dan harus dipahami dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap atlet yang akan mengikuti kejuaraan nantinya wajib didampingi oleh pelatih berlisensi sebagai bagian dari standar pembinaan olahraga yang profesional.
Untuk mendukung tingginya minat peserta, panitia memberikan keringanan biaya pendaftaran hingga 50 persen, bahkan menyediakan kuota gratis bagi pendaftar awal di setiap daerah.
“Ini bentuk dukungan kita agar semakin banyak pelatih dan wasit yang memiliki lisensi. Kita ingin kualitas SDM basket merata di seluruh Riau,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Riau Pos yang selama ini aktif menggelar kompetisi basket tingkat pelajar di berbagai daerah, sehingga kebutuhan akan pelatih dan wasit berkualitas terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....