Tradisi Sagon Bakar, Sambut Natal dan Tahun Baru
- 25 Des 2025 20:37 WIB
- Pekanbaru
KBRN Pekanbaru: Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, tradisi membuat ragam kue pasti ditemui dalam setiap keluarga yang merayakannya. Salah satu kue yang masih tetap dibuat adalah Kue Sagon Bakar. Tradisi ini rutin dilakukan setiap akhir tahun sebagai bagian dari perayaan dan kebersamaan keluarga.
Sagon bakar merupakan kue tradisional berbahan dasar kelapa parut dan tepung tapioka yang dipanggang hingga menghasilkan aroma harum dan cita rasa khas. Proses pembuatannya melibatkan seluruh anggota keluarga, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, hingga memanggang sagon bersama-sama.
Tradisi tersebut telah dijaga keluarga ini selama puluhan tahun. Setiap perayaan Natal dan Tahun Baru, sagon bakar selalu menjadi hidangan wajib yang disajikan bagi keluarga besar maupun tamu yang datang bersilaturahmi.
Marta, salah seorang anggota keluarga sekaligus pembuat sagon bakar, mengatakan tradisi ini memiliki makna penting bagi keluarganya. Menurutnya, sagon bakar bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga sarat kenangan dan nilai kebersamaan.
“Setiap Natal dan Tahun Baru kami selalu membuat sagon bakar. Ini sudah menjadi kebiasaan keluarga sejak dulu, dan rasanya tidak lengkap merayakan Natal tanpa sagon bakar,” ujar Marta saat ditemui di kediamannya, Rabu (24/12/2025) pagi.
Ia menambahkan, proses pembuatan sagon bakar menjadi momen berkumpul yang jarang terjadi di hari biasa. Anak-anak hingga orang tua turut terlibat, menciptakan suasana hangat di tengah kesibukan masing-masing.
“Lewat sagon bakar, kami belajar berbagi dan menjaga tradisi. Harapannya, kebiasaan ini bisa terus dilanjutkan oleh anak cucu kami,” katanya.
Di tengah berkembangnya ragam makanan modern, tradisi membuat sagon bakar yang tetap dijaga keluarga ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat tersendiri, khususnya dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....