Bukan Cheesecake Biasa, Ini yang Membuat Iceberg Cheesecake Berbeda
- 21 Agt 2026 12:29 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tren kuliner penutup (dessert) terus mengalami transformasi kreatif, salah satunya melalui kemunculan Iceberg Cheesecake. Varian olahan keju ini sukses mencuri perhatian para pecinta kuliner karena menyajikan sensasi tekstur dan visual yang sangat berbeda dibanding cheesecake konvensional seperti gaya New York atau Japanese fluffy cheesecake. Sesuai namanya, hidangan ini menawarkan tampilan unik menyerupai bongkahan es abadi dengan sensasi dingin yang lumer di mulut.
Keunikan utama Iceberg Cheesecake terletak pada teknik pembekuan khusus serta komposisi lapisan teksturnya yang kontras. Berdasarkan ulasan kuliner dari majalah gaya hidup kuliner internasional TasteAtlas, varian ini menggabungkan lapisan mousse keju yang sangat halus dengan teknik pembekuan cepat (blast freezing) pada bagian luar. Hasilnya, kue memiliki lapisan luar yang tampak kokoh bak es kristal, namun menyimpan kelembutan krim keju yang lumer begitu tersentuh lidah.
| Baca juga: Rolade Daging tanpa Tepung Lezat Keluarga |
Perbedaan mencolok lainnya juga hadir dari kombinasi rasa asam dan gurih yang lebih segar. Laporan edukasi bahan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa penggunaan produk turunan susu segar seperti sour cream pilihan dan keju oles (cream cheese) lokal berkualitas tinggi mampu menciptakan cita rasa gurih yang seimbang tanpa memberikan sensasi berlebihan (enneg) bagi konsumen di Indonesia.
Fenomena Iceberg Cheesecake ini turut mendapat perhatian dari kalangan profesional kuliner. Pastry Chef Indonesia, Chef Yuda Bustara, mengamati bahwa daya tarik utama dari olahan ini adalah kejutan tekstur (textural contrast). Menurutnya, masyarakat modern tidak hanya mencari rasa manis, tetapi juga mencari pengalaman sensorik saat menyantap hidangan penutup, di mana sensasi dingin yang perlahan meleleh menjadi kunci kepuasan konsumen.
Pandangan senada juga diungkapkan oleh pakar pastry internasional, Chef Dominique Ansel. Dalam ulasan tren kuliner yang dipublikasikan oleh Finedining Lovers, ia menyebutkan bahwa inovasi pada cheesecake modern berfokus pada manipulasi suhu dan tekstur udara. Iceberg Cheesecake dinilai berhasil memanfaatkan teknik pemrosesan suhu rendah untuk mengunci kelembapan cream cheese, sehingga teksturnya tetap terasa seperti ice cream padat namun kaya akan cita rasa keju yang otentik.
Dari segi kepopuleran dan pemasaran, hidangan ini terbukti menjadi salah satu menu paling diburu di berbagai kafe perkotaan. Riset pasar kuliner terkini dari Euromonitor International menunjukkan peningkatan permintaan hingga 18 persen untuk kategori frozen dessert hybrids di wilayah Asia Tenggara. Pengolahan visual yang estetik dan unik menjadikannya sangat populer di platform media sosial, mendorong pertumbuhan usaha mikro dan menengah (UMKM) bidang bakery untuk mengadaptasi resep tersebut.
Bagi para penikmat kuliner, Iceberg Cheesecake bukan sekadar tren sesaat, melainkan bukti bagaimana inovasi teknik pastry mampu memberikan pengalaman baru dalam menikmati hidangan klasik. Perpaduan visual yang memikat, sensasi tekstur ganda, serta kelezatan rasa keju yang segar menjadikannya pilihan sempurna untuk melengkapi momen bersantai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....