Tips Memilih Jengkol untuk Dijadikan Kerupuk

  • 12 Agt 2026 20:46 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kerupuk jengkol menjadi salah satu camilan khas yang memiliki banyak penggemar. Cita rasanya yang gurih dengan aroma khas membuat makanan ini sering dijadikan pelengkap hidangan maupun camilan, namun, untuk menghasilkan kerupuk yang renyah dan lezat, pemilihan jengkol menjadi langkah yang sangat penting.

Disadur dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pedoman Pascapanen Tanaman Pangan dan Hortikultura, pilihlah jengkol yang sudah tua tetapi masih segar. Jengkol yang tua biasanya memiliki biji yang besar, padat, dan kulitnya berwarna cokelat tua. Hindari jengkol yang keriput, berlubang, atau berjamur karena dapat memengaruhi rasa dan kualitas kerupuk yang dihasilkan. Jengkol yang baik juga terasa keras saat ditekan dan tidak mengeluarkan bau busuk.

Sebelum diolah, jengkol sebaiknya direbus hingga empuk agar lebih mudah dipipihkan. Setelah itu, rendam jengkol dalam air bersih dan ganti air rendam beberapa kali. Cara ini membantu mengurangi aroma yang terlalu tajam sekaligus membuat cita rasa kerupuk lebih enak. Tambahkan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, garam, dan sedikit gula agar rasa semakin gurih.

Proses penjemuran juga menentukan hasil akhir kerupuk. Jemur irisan jengkol yang telah dibumbui hingga benar-benar kering. Kerupuk yang kering merata akan mengembang dengan baik saat digoreng dan menghasilkan tekstur yang renyah. Sebaliknya, jika masih lembap, kerupuk akan sulit mengembang dan cepat melempem.

Kerupuk jengkol merupakan salah satu contoh olahan pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi sekaligus cita rasa khas Nusantara. Dengan memilih bahan yang berkualitas dan mengolahnya secara tepat, kerupuk jengkol dapat menjadi camilan yang lezat, tahan lama, dan berpotensi menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....