Jajanan Tradisional Putu Bambu Masih Digemari di Rokan Hilir

  • 13 Jul 2026 09:26 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kue putu bambu merupakan salah satu jajanan tradisional yang masih mudah dijumpai di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Meski bukan berasal dari Rokan Hilir, kue ini telah menjadi bagian dari kuliner yang akrab di tengah masyarakat dan kerap dijual oleh pedagang keliling maupun di pasar tradisional.

Menurut Taste Atlas Kue Putu, kue putu bambu dibuat dari tepung beras yang diberi aroma pandan sehingga berwarna hijau, kemudian diisi dengan gula merah atau gula aren. Adonan dimasukkan ke dalam potongan bambu kecil sebagai cetakan, lalu dikukus hingga matang. Setelah matang, kue disajikan dengan taburan kelapa parut yang telah diberi sedikit garam sehingga menghasilkan perpaduan rasa manis dan gurih.

Salah satu ciri khas yang membuat kue putu bambu mudah dikenali adalah suara siulan uap yang keluar dari alat pengukus. Bunyi tersebut telah menjadi identitas para penjual putu sejak puluhan tahun lalu dan sering membangkitkan nostalgia masyarakat.

Di Rokan Hilir, kue putu bambu umumnya dijual pada sore hingga malam hari. Masyarakat menyukai jajanan ini karena teksturnya yang lembut, aroma pandan yang harum, serta lelehan gula merah di bagian tengah yang memberikan sensasi manis ketika disantap. Selain sebagai camilan keluarga, putu bambu juga sering hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat dan menjadi pilihan jajanan tradisional yang tetap bertahan di tengah maraknya makanan modern.

Pelestarian kue putu bambu menjadi penting sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman kuliner Nusantara. Dukungan terhadap pedagang lokal dan promosi makanan tradisional dapat membantu mempertahankan keberadaan jajanan ini agar terus dikenal oleh generasi muda dan wisatawan yang berkunjung ke Rokan Hilir.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....