Rendang Pucuk Ubi dari Kampar Kuliner Tradisional Melayu

  • 26 Mei 2026 11:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru : Kabupaten Kampar, Riau, dikenal memiliki beragam kuliner tradisional yang menggugah selera. Salah satu makanan khas yang masih lestari hingga kini adalah rendang pucuk ubi atau yang oleh masyarakat setempat sering disebut sambe pucuk ubi.

Dilansir dari Cookpad dan Azie Kitchen, berbeda dengan rendang pada umumnya yang menggunakan bahan dasar daging, rendang pucuk ubi memanfaatkan daun singkong muda (pucuk ubi) sebagai bahan utama. Pucuk ubi dimasak bersama santan dan aneka rempah seperti cabai, bawang merah, bawang putih, serai, lengkuas, serta daun kunyit hingga menghasilkan tekstur lembut dengan cita rasa gurih dan pedas khas Melayu.

Masyarakat Kampar biasanya menyajikan rendang pucuk ubi pada berbagai acara penting seperti kenduri, pernikahan, khitanan, hingga hari raya. Hidangan ini menjadi simbol kebersamaan karena proses memasaknya membutuhkan waktu cukup lama dan biasanya dilakukan secara gotong royong.

Selain memiliki nilai budaya, rendang pucuk ubi juga kaya manfaat kesehatan. Daun singkong diketahui mengandung serat, vitamin A, vitamin C, protein nabati, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.

Budayawan kuliner menilai keberadaan rendang pucuk ubi menjadi bukti kekayaan kuliner Melayu yang lahir dari kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bernilai tinggi.

Di tengah berkembangnya makanan modern, rendang pucuk ubi dari Kampar tetap menjadi kuliner tradisional yang patut dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda sebagai warisan budaya daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....