Burnt Cheesecake Jadi Tren Dessert Kekinian
- 25 Apr 2026 20:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dunia kuliner tanah air kembali diwarnai dengan kehadiran Burnt Cheesecake yang tengah naik daun di berbagai kota besar. Berbeda dengan cheesecake pada umumnya yang tampil mulus dan putih, hidangan ini justru identik dengan bagian atas yang terlihat gosong dan tekstur tengah yang sangat lembut atau creamy.
Tampilan unik "eksotis" inilah yang justru menjadi daya tarik utama bagi para pencinta hidangan penutup (dessert) untuk mencicipi sekaligus mengunggahnya ke media sosial. Asal-usul kue ikonik ini sebenarnya berasal dari Spanyol, tepatnya dari sebuah kafe bernama La Viña di San Sebastián.
Melansir laporan kuliner dari The New York Times, Basque Burnt Cheesecake tercipta tanpa alas biskuit dan dipanggang pada suhu sangat tinggi untuk menciptakan karamelisasi yang kuat pada permukaannya. Teknik ini memberikan aroma smoky yang khas dan rasa manis-pahit yang seimbang, membedakannya dari New York Cheesecake yang cenderung lebih padat dan asam.
Di Indonesia, tren ini semakin masif berkat pengaruh media sosial dan ulasan dari para tokoh kuliner. Seorang pakar kuliner, William Wongso, dalam beberapa kesempatan diskusi kuliner sering menekankan bahwa masyarakat modern kini lebih menyukai tekstur makanan yang "berani" dan otentik. Menurutnya, kesederhanaan bahan namun teknik panggang yang tepat membuat burnt cheesecake mudah diterima oleh lidah lokal yang menyukai rasa gurih keju yang intens.
Kenaikan popularitas menu ini juga memberikan peluang besar bagi para pelaku UMKM kuliner di daerah. Mengutip data tren dari Kementerian Koperasi dan UKM, sektor kuliner rumahan mengalami lonjakan peminat pada kategori pastry dan dessert yang memiliki visual menarik atau Instagrammable. Burnt cheesecake dianggap sebagai menu yang sangat menjual karena proses pembuatannya yang relatif lebih simpel bagi pemula namun memberikan kesan mewah saat disajikan.
Tak hanya soal rasa, sensasi membelah bagian tengah kue yang masih lumer menjadi momen yang paling diburu oleh para pemburu konten. Tekstur kontras antara bagian pinggir yang set dan bagian tengah yang hampir cair menciptakan pengalaman makan yang berbeda. Hal ini menjadikan burnt cheesecake bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari gaya hidup urban yang selalu mencari kebaruan dalam setiap gigitan.
Bagi Anda yang ingin mencobanya di rumah, bahan yang dibutuhkan cukup sederhana seperti cream cheese, telur, gula, dan sedikit tepung. Namun, kuncinya terletak pada keberanian untuk membiarkannya "gosong" di dalam oven. Suhu tinggi sekitar 200 derajat Celsius adalah rahasia untuk mendapatkan tampilan yang sempurna tanpa membuat bagian dalamnya menjadi kering atau terlalu matang.
Kini, burnt cheesecake telah bertransformasi dengan berbagai varian rasa mulai dari matcha, cokelat, hingga durian untuk menyesuaikan selera pasar. Kehadirannya membuktikan bahwa dalam dunia kuliner, sebuah "kesalahan" yang disengaja seperti tampilan gosong justru bisa menjadi inovasi yang dicintai banyak orang. Fenomena ini diprediksi masih akan bertahan lama seiring dengan terus berkembangnya kreativitas para pembuat kue lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....