Keistimewaan Roti Sourdough yang Makin Populer

  • 03 Mar 2026 11:27 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Roti sourdough mulai menarik perhatian pencinta kuliner, termasuk di Pekanbaru. Meski belum banyak tersedia di gerai umum, roti ini sering terlihat di media sosial dan sudah bisa ditemukan di beberapa toko roti artisan.

Teksturnya yang khas dengan rasa sedikit asam membuatnya berbeda dari roti biasa yang menggunakan ragi instan. Keunikan inilah yang membuat sourdough perlahan semakin diminati. Lantas, apa keistimewaan roti ini yang membuatnya berbeda?

1. Menggunakan Fermentasi Alami

Sourdough dibuat dari campuran tepung dan air yang difermentasi secara alami hingga menghasilkan starter. Proses ini melibatkan bakteri asam laktat dan ragi liar yang berkembang secara alami.

Menurut United States Department of Agriculture, proses fermentasi pada produk pangan dapat memengaruhi tekstur, rasa, serta karakteristik akhir makanan. Pada sourdough, fermentasi menghasilkan cita rasa khas yang sedikit asam dan aroma yang lebih kompleks dibanding roti biasa.

2. Tekstur dan Rasa yang Berbeda

Roti sourdough umumnya memiliki bagian luar yang lebih renyah dan bagian dalam yang berongga. Struktur ini terbentuk dari proses fermentasi yang berlangsung lebih lama dibanding roti dengan ragi instan.

Rasa asam yang ringan juga menjadi ciri khasnya. Kombinasi ini membuat sourdough cocok dipadukan dengan berbagai isian, baik manis maupun gurih.

3. Lebih Mudah Dicerna bagi Sebagian Orang

Proses fermentasi membantu memecah sebagian gluten dan pati dalam tepung. Hal ini membuat sebagian orang merasa sourdough lebih nyaman di sistem pencernaan dibanding roti biasa.

Penelitian yang dipublikasikan melalui National Institutes of Health menunjukkan bahwa fermentasi asam laktat dapat memengaruhi struktur protein dalam tepung, termasuk gluten, sehingga berdampak pada respons pencernaan. Meski demikian, sourdough tetap tidak disarankan bagi individu dengan penyakit celiac.

4. Tanpa Banyak Bahan Tambahan

Secara tradisional, sourdough hanya menggunakan tepung, air, dan garam. Proses fermentasi alami membuatnya tidak memerlukan banyak bahan tambahan untuk menghasilkan tekstur dan rasa yang khas.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah tren makanan dengan daftar bahan yang lebih sederhana dan transparan.

5. Bagian dari Tren Artisan dan Homemade

Sourdough juga populer karena identik dengan proses pembuatan yang lebih tradisional dan membutuhkan waktu. Banyak orang mencoba membuatnya sendiri di rumah karena tertarik dengan proses fermentasinya.

Tren ini semakin berkembang seiring meningkatnya minat terhadap makanan rumahan dan produk artisan. Selain soal rasa, ada nilai pengalaman dalam proses pembuatannya.

Jadi, roti sourdough yang makin populer bukan sekadar tren sesaat. Proses fermentasi alami, rasa yang khas, serta komposisi bahan yang sederhana menjadi beberapa faktor yang membuatnya diminati.

Meski demikian, pilihan roti tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing. Mengenal proses dan karakteristiknya membantu konsumen membuat pilihan yang lebih tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....