Cold Brew Sedang Tren, Apa Bedanya dengan Es Kopi?

  • 21 Feb 2026 21:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Belakangan ini, cold brew semakin mudah ditemukan di berbagai kedai kopi hingga minimarket. Banyak orang menyukai rasanya yang lebih halus dan tidak terlalu asam.

Namun, meski sama-sama disajikan dingin, cold brew dan es kopi biasa sebenarnya dibuat dengan proses yang berbeda, dan perbedaan ini memengaruhi rasa, kadar kafein, hingga karakter akhirnya di dalam gelas. Perbedaan paling mendasar ternyata terletak pada metode penyeduhan.

Menurut penjelasan dari National Coffee Association, cold brew dibuat dengan merendam bubuk kopi dalam air suhu ruang atau air dingin selama 12–24 jam. Proses ekstraksi yang lambat ini menghasilkan rasa yang lebih smooth, cenderung manis alami, dan tingkat keasaman yang lebih rendah.

Sebaliknya, es kopi biasa umumnya diseduh menggunakan air panas seperti kopi pada umumnya, lalu didinginkan dengan es batu atau disimpan di lemari pendingin. Karena diekstraksi dengan air panas, senyawa asam dan minyak kopi lebih cepat larut. Itulah sebabnya es kopi biasa sering terasa lebih tajam dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dibanding cold brew.

Dari segi rasa, cold brew cenderung memiliki body yang lebih ringan namun halus, dengan rasa pahit yang lebih lembut. Proses tanpa panas membuat beberapa senyawa yang biasanya memunculkan rasa pahit tidak terekstraksi secara maksimal. Sementara itu, es kopi biasa mempertahankan profil rasa khas kopi yang lebih bold dan kompleks, tergantung metode seduh yang digunakan sebelumnya, seperti pour over atau french press.

Soal kadar kafein, banyak orang mengira cold brew pasti lebih kuat. Faktanya, kadar kafein bergantung pada rasio kopi dan air yang digunakan. Beberapa cold brew memang dibuat lebih pekat sebagai konsentrat, sehingga kandungan kafeinnya bisa lebih tinggi. Namun jika diencerkan, kadar kafeinnya bisa setara dengan kopi biasa.

Pada akhirnya, pilihan antara cold brew dan es kopi biasa kembali pada preferensi rasa. Jika menyukai kopi yang lebih lembut, rendah asam, dan tidak terlalu pahit, cold brew bisa jadi pilihan. Namun jika ingin sensasi rasa kopi yang lebih tegas dan klasik, es kopi biasa tetap punya tempat tersendiri. Jadi, meski sama-sama disajikan dingin, proses pembuatannya membuat keduanya memiliki karakter yang cukup berbeda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....