Sajian Klasik Italia, Pizza Kaya Topping Daging

  • 12 Okt 2025 08:16 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Pizza, yang kini dikenal mendunia, memiliki akar sejarah kuat di Napoli, Italia. Awalnya, roti pipih yang diberi topping sederhana seperti tomat dan minyak zaitun ini adalah makanan pokok yang murah bagi masyarakat miskin atau pekerja di sana pada abad ke-16.

Dikutip dari laman Nibble.id, popularitasnya kemudian melejit setelah koki Raffaele Esposito menciptakan Pizza Margherita pada tahun 1889 untuk Ratu Italia, yang menggunakan topping tomat, keju mozzarella, dan daun basil yang merepresentasikan warna bendera Italia.

Pizza yang disajikan perpaduan gaya Italia klasik dengan varian topping yang populer di dunia. Meskipun pizza Italia asli, seperti Pizza Neapolitan, cenderung memiliki topping sederhana dan segar (seperti tomat San Marzano dan basil), varian modern sering kali menambahkan protein padat.

Topping daging seperti irisan pepperoni (daging sapi giling dengan bumbu paprika) dan kemungkinan potongan sosis Italia (salsiccia) atau daging asap, adalah favorit global karena memberikan rasa gurih yang khas.

Ciri khas pizza Neapolitan (gaya Italia) adalah memiliki kerak yang tipis dan dimasak di oven bersuhu sangat tinggi, seringkali oven kayu bakar, sehingga menghasilkan tekstur lembut dengan sedikit bagian yang renyah atau bahkan gosong di tepiannya.

Namun, pizza yang dipopulerkan di Amerika Serikat memiliki kerak yang lebih tebal dan topping yang lebih melimpah. Dengan topping daging yang kaya dan keju yang meleleh, sajian roti merupakan contoh evolusi kuliner yang memadukan kesederhanaan adonan Italia dengan kelimpahan topping ala Barat yang memanjakan selera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....