Menjaga Kebersihan Bulu Ketiak Secara Rutin
- 07 Okt 2026 12:42 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjaga kebersihan tubuh tidak hanya dilakukan dengan mandi secara rutin, tetapi juga memperhatikan area yang mudah berkeringat, salah satunya ketiak. Area ini memiliki kelenjar keringat dan rambut yang dapat menjadi tempat menumpuknya keringat, minyak, serta bakteri apabila kebersihannya tidak dijaga.
Dilansir dari Cleveland Clinic, bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang terdapat di permukaan kulit. Ketiak menjadi salah satu area yang rentan menimbulkan bau karena memiliki kelenjar apokrin yang menghasilkan cairan yang dapat menimbulkan aroma ketika bercampur dengan bakteri.
Rambut ketiak sendiri merupakan bagian alami tubuh dan tidak selalu harus dicukur. Namun, menjaga kebersihan kulit dan rambut ketiak tetap penting. Membersihkan ketiak secara rutin ketika mandi dapat membantu menghilangkan keringat, minyak, sel kulit mati, dan bakteri yang menempel di permukaan kulit.
Cleveland Clinic menyarankan menjaga area ketiak tetap bersih dengan mandi secara teratur, terutama setelah beraktivitas atau berolahraga. Ketiak juga sebaiknya dijaga tetap kering untuk membantu mengurangi kelembapan yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan munculnya bau tidak sedap.
Bagi masyarakat yang memilih mencukur atau merapikan bulu ketiak, teknik yang tepat juga perlu diperhatikan. American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan membasahi kulit dan rambut terlebih dahulu agar lebih lembut, menggunakan krim atau gel cukur, kemudian mencukur mengikuti arah tumbuh rambut untuk mengurangi risiko iritasi.
Penggunaan pisau cukur yang bersih juga penting. AAD menyebut mencukur dapat menyebabkan iritasi, luka kecil, razor burn, hingga rambut tumbuh ke dalam. Karena itu, pisau cukur perlu dijaga kebersihannya dan diganti secara berkala.
Selain mencukur, masyarakat tidak dianjurkan menggosok area ketiak terlalu keras. Perawatan yang lembut lebih baik untuk menjaga kondisi kulit. Jika muncul benjolan, luka, rasa sakit, gatal berat, atau iritasi yang tidak kunjung membaik setelah mencukur, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit.
Dengan menjaga kebersihan ketiak secara rutin, masyarakat dapat membantu mengurangi penumpukan keringat dan bakteri serta menjaga kulit tetap sehat. Merapikan bulu ketiak merupakan pilihan pribadi, sedangkan kebersihan kulit dan kebiasaan mandi tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....