Habis Makan Langsung Tidur, Kebiasaan Kecil Berisiko Besar

  • 06 Okt 2026 22:40 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID.Pekanbaru: Setelah makan, rasa kenyang sering membuat mata terasa berat. Apalagi setelah makan malam, keinginan untuk langsung merebahkan tubuh di tempat tidur bisa sulit ditahan.

Namun, kebiasaan langsung tidur setelah makan sebaiknya tidak dilakukan. Tubuh masih membutuhkan waktu untuk mencerna makanan, sementara posisi berbaring dapat membuat isi lambung lebih mudah naik kembali ke kerongkongan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan refluks asam, yang dapat menimbulkan rasa panas atau terbakar di dada, rasa asam atau makanan seperti kembali ke tenggorokan, serta rasa tidak nyaman setelah makan. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan keluhan GERD dapat menjadi lebih buruk pada malam hari dan ketika seseorang berbaring. Kemenkes juga menganjurkan untuk tidak langsung berbaring setelah makan dan memberikan jarak sekitar tiga jam sebelum tidur.

Bukan berarti setiap orang yang tidur setelah makan pasti mengalami GERD. Namun, kebiasaan tersebut dapat memperbesar kemungkinan munculnya keluhan refluks, terutama pada orang yang memang mudah mengalami asam lambung naik. Makan dalam porsi besar, makanan berlemak, serta beberapa jenis makanan dan minuman tertentu juga dapat memperburuk gejala pada sebagian orang, karena itu mengatur waktu dan porsi makan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.

Lalu, berapa lama sebaiknya menunggu setelah makan? Untuk membantu mengurangi risiko refluks, berbagai panduan medis menyarankan memberi jeda sekitar dua sampai tiga jam sebelum berbaring atau tidur. Selama menunggu, tubuh bisa tetap dalam posisi tegak.

Jika mengantuk setelah makan, cobalah duduk santai atau melakukan aktivitas ringan daripada langsung merebahkan diri. Kementerian Kesehatan RI juga menyarankan menghindari makan berat menjelang tidur karena dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas tidur.

Jadi, mulai sekarang jangan jadikan tempat tidur sebagai tujuan pertama setelah makan. Berikan kesempatan bagi tubuh untuk mencerna makanan dengan nyaman. Atur waktu makan malam, hindari porsi berlebihan, dan beri jarak sebelum tidur.

Jika keluhan seperti rasa panas di dada, makanan atau cairan asam naik ke tenggorokan, sulit menelan, atau nyeri dada sering terjadi, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kebiasaan sederhana memberi jeda setelah makan bisa membantu menjaga pencernaan dan membuat tidur lebih nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....