Sering Menahan Pipis Bisa Mengganggu Kesehatan Tubuh
- 05 Okt 2026 22:06 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menahan buang air kecil atau pipis mungkin sering dilakukan karena sedang sibuk bekerja, berada dalam perjalanan, atau malas mencari toilet. Sesekali menunda buang air kecil biasanya bukan masalah besar.
Namun, jika kebiasaan ini dilakukan terlalu sering dan dalam waktu lama, kesehatan saluran kemih bisa ikut terganggu. Karena itu, rasa ingin buang air kecil sebaiknya tidak terus-menerus diabaikan.
Ketika urine terlalu lama berada di dalam kandung kemih, pengosongan kandung kemih menjadi tidak teratur. Kebiasaan menahan buang air kecil juga disebut sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih atau ISK. Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk menghindari kebiasaan menahan buang air kecil dan menjaga kecukupan minum agar buang air kecil tetap teratur.
Infeksi saluran kemih dapat menimbulkan sejumlah keluhan, seperti rasa perih atau terbakar saat buang air kecil, sering ingin pipis tetapi urine yang keluar hanya sedikit, urine keruh atau berbau lebih menyengat, hingga rasa tidak nyaman di bagian bawah perut. Bila infeksi semakin berat, keluhan dapat disertai demam, menggigil, nyeri pinggang, mual, atau muntah. Kondisi seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele dan perlu diperiksakan kepada tenaga kesehatan.
Untuk menjaga kesehatan saluran kemih, biasakan buang air kecil ketika tubuh sudah memberikan sinyal. Selain itu, cukupi kebutuhan air putih, jaga kebersihan organ intim, dan jangan membiasakan diri menunda ke toilet hanya karena sedang sibuk.
Namun, perlu dipahami, menahan pipis bukan satu-satunya penyebab ISK. Infeksi juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, sehingga munculnya gejala tidak boleh langsung disimpulkan hanya akibat kebiasaan menahan urine.
Jadi, jangan tunggu sampai kandung kemih terasa sangat penuh baru mencari toilet. Memberikan kesempatan tubuh untuk mengeluarkan urine secara teratur merupakan salah satu kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan saluran kemih.
Jika muncul nyeri saat pipis, urine berdarah, demam, nyeri pinggang, atau keluhan berulang, segera berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat. Pedoman nasional Kementerian Kesehatan RI tentang tata laksana infeksi saluran kemih juga telah ditetapkan melalui Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/762/2025.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....