Menjaga Kesehatan Telinga agar Pendengaran Tetap Baik

  • 05 Okt 2026 17:37 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Telinga merupakan salah satu organ penting yang berfungsi sebagai indera pendengaran sekaligus membantu menjaga keseimbangan tubuh. Karena itu, kesehatan telinga perlu diperhatikan dan dirawat dengan baik agar tidak menimbulkan gangguan pendengaran maupun masalah kesehatan lainnya.

Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah terlalu sering mengorek telinga menggunakan cotton bud, korek api, penjepit rambut atau benda lainnya. Kementerian Kesehatan menjelaskan, kebiasaan tersebut justru dapat mendorong kotoran telinga semakin dalam dan berisiko melukai liang telinga maupun gendang telinga.

Pada dasarnya, telinga memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Serumen atau kotoran telinga merupakan bagian normal yang membantu melindungi telinga dari debu, kuman dan benda asing. Karena itu, bagian dalam telinga tidak perlu dibersihkan secara berlebihan. Bagian luar telinga cukup dibersihkan menggunakan kain atau kapas yang lembut.

Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga perlu melindungi telinga dari paparan suara yang terlalu keras. Kementerian Kesehatan menyebut paparan suara keras dari perangkat audio pribadi, musik dengan volume tinggi dan lingkungan bising sebagai salah satu faktor risiko gangguan pendengaran, terutama pada anak-anak dan generasi muda.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menganjurkan masyarakat menerapkan kebiasaan mendengar yang aman. Salah satunya dengan menjaga volume perangkat tidak lebih dari sekitar 60 persen dari volume maksimal, membatasi durasi mendengarkan suara keras dan menggunakan pelindung telinga ketika berada di lingkungan yang bising.

Penggunaan earphone atau headphone juga perlu diperhatikan. Mendengarkan musik dengan volume tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel sensorik di telinga bagian dalam. Paparan suara keras yang berulang bahkan dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen atau telinga berdenging atau tinnitus.

Masyarakat juga dianjurkan melakukan pemeriksaan pendengaran apabila mengalami telinga berdenging secara terus-menerus, kesulitan mendengar percakapan, nyeri telinga, keluar cairan dari telinga atau merasa pendengaran berkurang. Pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan menjaga kebersihan telinga secara tepat, menghindari kebiasaan mengorek telinga, membatasi paparan suara keras serta melakukan pemeriksaan ketika muncul keluhan, kesehatan telinga dan fungsi pendengaran dapat lebih terjaga. Kebiasaan sederhana tersebut penting dilakukan sejak dini untuk mengurangi risiko gangguan pendengaran di kemudian hari.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....