Menjaga Bau Mulut Tetap Segar Setiap Hari
- 05 Okt 2026 17:39 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bau mulut yang tidak sedap atau halitosis dapat mengganggu kenyamanan saat berbicara dan menurunkan rasa percaya diri. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh mulut kering, makanan tertentu, kebiasaan merokok hingga masalah kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga dapat membuat bakteri berkembang dan memecah sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Proses tersebut dapat menghasilkan gas yang menimbulkan bau tidak sedap.
Salah satu cara utama menjaga napas tetap segar adalah menyikat gigi secara rutin. Kementerian Kesehatan menganjurkan menyikat gigi minimal dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur malam, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Selain gigi, kebersihan lidah juga perlu diperhatikan. Permukaan lidah dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri yang menghasilkan bau. Karena itu, lidah dapat dibersihkan secara lembut menggunakan sikat gigi atau pembersih lidah agar penumpukan bakteri dapat dikurangi.
Membersihkan sela-sela gigi juga penting karena tidak seluruh bagian gigi dapat dijangkau oleh sikat gigi. Penggunaan benang gigi atau dental floss setidaknya sekali sehari dapat membantu membersihkan sisa makanan dan plak di antara gigi.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga dapat membantu mencegah bau mulut. Mulut yang kering membuat produksi air liur berkurang, padahal air liur berperan dalam membersihkan sisa makanan dan bakteri di dalam mulut. Karena itu, cukup minum air putih dan menghindari kebiasaan yang dapat menyebabkan mulut kering.
Masyarakat juga perlu memperhatikan makanan dan kebiasaan sehari-hari. Bawang putih, bawang merah dan beberapa makanan beraroma kuat dapat memengaruhi bau napas. Kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan bau mulut sekaligus meningkatkan risiko penyakit gusi.
Jika bau mulut tetap berlangsung meskipun kebersihan gigi dan mulut sudah dijaga, pemeriksaan ke dokter gigi sebaiknya dilakukan. Bau mulut yang menetap dapat berkaitan dengan masalah gigi, gusi atau kondisi kesehatan lainnya sehingga penting untuk mengetahui penyebabnya, bukan hanya menutupinya dengan permen atau penyegar napas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....