Stop Menormalisasi Merokok saat Berkendara
- 17 Sep 2026 17:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Pernah tidak kamu melihat orang yang merokok sambil naik motor atau menyetir mobil? Karena sering terlihat, kebiasaan ini akhirnya dianggap biasa. Padahal, merokok saat berkendara bisa mengganggu konsentrasi dan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Coba bayangkan, satu tangan memegang rokok sementara tangan lainnya mengendalikan kendaraan. Fokus ke jalan pun bisa terbagi.
Belum lagi jika abu atau bara rokok tiba-tiba jatuh dan membuat pengendara kaget. Dalam kondisi lalu lintas yang ramai, gangguan kecil saja bisa berisiko menyebabkan kecelakaan.
Risikonya juga tidak berhenti pada pengemudi. Portal edukasi pemerintah IndonesiaBaik.id menjelaskan abu rokok yang terbawa angin dapat mengenai pengendara lain, mengganggu pandangan, bahkan menyebabkan luka. Bara rokok yang terjatuh juga dapat menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Asap rokok pun dapat mengganggu pengendara atau pejalan kaki di sekitar. Hanya karena kebiasaan tersebut sering dilakukan, bukan berarti aman atau pantas dinormalisasi. Jalan raya adalah ruang bersama, sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain juga perlu diperhatikan.
Jadi, stop menormalisasi merokok saat berkendara! Kalau ingin merokok, lebih baik berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman. Perjalanan bukan hanya tentang cepat sampai tujuan, tetapi juga tentang menjaga keselamatan diri dan orang lain. Satu batang rokok bisa ditunda, keselamatan jangan. (Celsi Resika Putri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....