Waspadai Kolesterol Tinggi, Sering Datang tanpa Gejala

  • 10 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kolesterol merupakan zat berlemak yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, terutama kolesterol LDL, zat tersebut dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke.

Yang membuat kondisi ini perlu diwaspadai, kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Seseorang dapat terlihat sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa, meskipun kadar kolesterol dalam darahnya sudah tinggi.

Karena sering tidak menunjukkan gejala, banyak orang baru mengetahui dirinya memiliki kolesterol tinggi setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. Keluhan seperti mudah lelah, sakit kepala, atau pegal pada leher memang sering dikaitkan dengan kolesterol, tetapi keluhan tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan seseorang mengalami kolesterol tinggi.

Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa secara umum kolesterol tinggi tidak memiliki gejala khusus. Karena itu, jangan menunggu tubuh memberikan tanda untuk mulai memeriksakan kadar kolesterol.

Pemeriksaan kolesterol dapat dilakukan melalui tes darah atau profil lipid. Pemeriksaan ini dapat mengetahui beberapa komponen penting, antara lain kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida.

Hasil pemeriksaan kemudian dapat membantu tenaga kesehatan menentukan apakah seseorang memiliki risiko yang perlu ditangani. Dalam pedoman Kementerian Kesehatan, hasil kolesterol yang tidak normal perlu diikuti dengan edukasi mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, dan penilaian risiko kesehatan sesuai kondisi masing-masing.

Untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat, masyarakat dapat menerapkan pola hidup yang lebih baik. Kurangi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, perbanyak sayur, buah, serta makanan berserat, dan lakukan aktivitas fisik secara teratur.

Berhenti merokok juga penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Bagi orang yang sudah memiliki kolesterol tinggi, perubahan gaya hidup dapat dilakukan bersama pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Jadi, jangan merasa aman hanya karena tidak merasakan keluhan apa pun. Kolesterol tinggi justru sering disebut sebagai kondisi yang berjalan diam-diam. Pemeriksaan berkala menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.

Jika memiliki faktor risiko atau sudah pernah dinyatakan memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan mengenai seberapa sering pemeriksaan perlu dilakukan. Dengan mengetahui kadar kolesterol lebih awal, kita memiliki kesempatan lebih besar untuk mengendalikannya dan menjaga kesehatan jantung serta pembuluh darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....