Tidur Nyenyak Bikin Sehat

  • 06 Sep 2026 20:52 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru -Malam datang, tubuh mulai lelah, tetapi mata justru sulit terpejam. Ada yang terus memikirkan pekerjaan, bermain ponsel, atau sekadar berguling di tempat tidur sambil menunggu kantuk datang.

Padahal tidur bukan hanya waktu untuk memejamkan mata saat tidur tubuh mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan diri setelah beraktivitas sepanjang hari. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut tidur sebagai kebutuhan penting bagi kesehatan fisik dan mental. Tidur yang berkualitas juga membuat seseorang merasa lebih segar ketika bangun.

Lalu, seperti apa sebenarnya tidur yang bisa disebut nyenyak? Bukan hanya soal berapa lama seseorang berada di tempat tidur. Kualitas tidur juga penting. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam.

Tidur yang baik membuat seseorang dapat tertidur dengan cukup mudah, tidak terlalu sering terbangun, dan merasa segar ketika bangun pada pagi hari. Sebaliknya, kurang tidur dapat membuat tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan suasana hati menjadi kurang baik.

Kabar baiknya, mendapatkan tidur yang lebih nyenyak tidak selalu membutuhkan cara yang rumit. Cobalah tidur dan bangun pada waktu yang hampir sama setiap hari agar tubuh memiliki jadwal yang teratur.

Kurangi kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman lain yang dapat membuat tubuh tetap terjaga menjelang waktu tidur. Kementerian Kesehatan juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan berat sebelum tidur serta menjaga kenyamanan kamar, seperti suhu dan suasana yang tenang. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dapat membantu tubuh mengenali kapan waktunya beristirahat.

Menariknya, aktivitas pada siang hari juga dapat menentukan bagaimana seseorang tidur pada malam hari. Tubuh yang aktif secara cukup dapat membantu menciptakan rasa lelah yang sehat ketika malam tiba. Kementerian Kesehatan mencantumkan aktivitas fisik sebagai salah satu kebiasaan yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Karena itu, jangan hanya memperhatikan apa yang dilakukan menjelang tidur. Bergerak secara teratur pada siang hari, mendapatkan paparan cahaya alami, dan menjaga rutinitas harian juga dapat menjadi bagian dari usaha mendapatkan tidur yang lebih baik.

Pada akhirnya, tidur nyenyak bukan kemewahan, melainkan kebutuhan tubuh. Jika selama ini malam terasa panjang karena sulit tidur, mungkin sudah waktunya melihat kembali kebiasaan sehari-hari.

Mulailah dari hal sederhana: atur jadwal tidur, kurangi minuman berkafein menjelang malam, batasi aktivitas yang membuat pikiran tetap sibuk, dan buat kamar senyaman mungkin. Jika gangguan tidur terus berlangsung dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Sebab, ketika malam yang tenang berhasil didapatkan, pagi pun bisa terasa berbeda lebih segar, lebih fokus, dan lebih siap menjalani hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....