Cara Segarkan Tubuh tanpa Dehidrasi saat Cuaca Panas
- 06 Sep 2026 20:50 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID. Pekanbaru - Cuaca panas sering membuat tubuh terasa gerah, cepat lelah, dan tentu saja lebih mudah merasa haus. Kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sepele karena tubuh kehilangan cairan melalui keringat.
Jika cairan yang keluar tidak segera digantikan, seseorang dapat mengalami dehidrasi. Karena itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu langkah penting saat beraktivitas di tengah cuaca panas. Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan masyarakat untuk minum air yang cukup dan tidak menunggu sampai rasa haus muncul.
Disadur dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Berikut Tips Menghadapi Cuaca Panas Tak Biasa, 2023, cara paling sederhana untuk mengatasi dahaga adalah memperbanyak minum air putih secara teratur. Sebaiknya bawa botol minum ketika bepergian atau bekerja di luar rumah sehingga air selalu tersedia saat dibutuhkan.
Selain membantu mengganti cairan yang hilang, kebiasaan minum secara teratur juga membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi pentingnya. Air putih menjadi pilihan utama karena tidak mengandung gula tambahan dan dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Selain minum, tubuh juga perlu dijauhkan dari paparan panas secara berlebihan. Ketika matahari sedang terik, usahakan mencari tempat teduh dan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat.
Gunakan pakaian yang ringan dan longgar, serta topi atau payung jika harus berada di luar ruangan. Mandi dengan air sejuk atau membasahi kulit menggunakan kain basah juga dapat membantu memberikan rasa nyaman ketika tubuh mulai kepanasan.
| Baca juga: Penyebab Bau Badan dan Cara Mencegahnya |
Pilihan minuman juga perlu diperhatikan. Saat cuaca panas, air putih sebaiknya menjadi pilihan utama dibandingkan minuman yang terlalu manis. Minuman berkafein, seperti kopi atau minuman energi, juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Buah-buahan dengan kandungan air tinggi dapat menjadi tambahan yang menyegarkan, tetapi tetap tidak menggantikan kebutuhan utama tubuh terhadap air. Jika berkeringat banyak karena aktivitas berat, kebutuhan cairan dan elektrolit juga perlu diperhatikan sesuai kondisi tubuh.
Terakhir, kenali tanda-tanda ketika tubuh mulai kekurangan cairan. Rasa haus, mulut kering, pusing, lemas, sakit kepala, serta urine yang menjadi lebih sedikit atau berwarna lebih pekat dapat menjadi tanda dehidrasi.
Jika muncul keluhan berat seperti kebingungan, pingsan, kulit panas dan kering, atau kehilangan kesadaran, kondisi tersebut membutuhkan pertolongan medis segera. Jadi, jangan menunggu tubuh benar-benar kehausan. Sediakan air minum, kurangi paparan panas, dan jaga tubuh tetap sejuk agar aktivitas sehari-hari tetap nyaman dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....