Manfaat Daun Ubi bagi Kesehatan

  • 28 Jul 2026 09:42 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Daun ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan salah satu sayuran hijau yang mudah ditemukan di Indonesia. Meski sering dianggap sebagai pelengkap masakan atau bahkan terabaikan, daun ubi ternyata menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya menjadikan daun ubi sebagai salah satu pangan lokal yang layak dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.

Daun ubi mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, vitamin B kompleks, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, folat, serta berbagai senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, lutein, dan beta-karoten. Berbagai zat gizi tersebut berperan penting dalam menjaga fungsi organ tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Salah satu manfaat utama daun ubi adalah membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C dan vitamin A berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus membantu tubuh melawan infeksi.

Selain itu, serat yang tinggi pada daun ubi sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Konsumsi serat secara cukup dapat membantu melancarkan buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mengurangi risiko sembelit.

Daun ubi juga berpotensi membantu mencegah anemia. Kandungan zat besi dan folat berperan dalam pembentukan sel darah merah sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi, terutama jika dikonsumsi bersama makanan yang kaya vitamin C agar penyerapannya lebih optimal.

Tak hanya itu, kandungan kalsium, magnesium, dan vitamin K di dalam daun ubi turut berkontribusi dalam menjaga kesehatan tulang. Nutrisi tersebut diperlukan untuk mempertahankan kepadatan tulang dan mendukung fungsi otot yang optimal.

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa senyawa antioksidan pada daun ubi membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan gangguan metabolisme. Meski demikian, manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat.

Para ahli menyarankan daun ubi diolah dengan cara direbus atau ditumis sebentar agar kandungan gizinya tetap terjaga. Hindari memasak terlalu lama karena dapat mengurangi kadar beberapa vitamin yang larut dalam air, terutama vitamin C.

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan harga yang relatif terjangkau, daun ubi dapat menjadi pilihan sayuran sehat bagi keluarga. Mengonsumsinya secara rutin sebagai bagian dari menu harian merupakan langkah sederhana untuk mendukung kesehatan tubuh.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....