Kenapa Pasang Behel Harus di Orthodontis, Ini Alasannya

  • 23 Jul 2026 15:14 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Memiliki gigi yang rapi menjadi impian banyak orang. Salah satu cara yang sering dipilih untuk merapikan susunan gigi adalah menggunakan behel atau kawat gigi. Namun, sebelum memulai perawatan, penting untuk mengetahui bahwa pemasangan behel sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti (orthodontist).

Pasalnya, perawatan ortodonti bukan sekadar memasang kawat pada gigi. Setiap pergerakan gigi harus direncanakan dengan cermat agar memberikan hasil yang optimal sekaligus menjaga kesehatan gigi, gusi, dan rahang.

Menurut American Association of Orthodontists (AAO), orthodontist adalah dokter gigi yang telah menyelesaikan pendidikan spesialis selama sekitar dua hingga tiga tahun setelah pendidikan dokter gigi. Pendidikan tersebut berfokus pada diagnosis, pencegahan, dan perawatan kelainan susunan gigi serta hubungan rahang. Oleh karena itu, orthodontist memiliki kompetensi khusus dalam menangani perawatan ortodonti, termasuk pemasangan behel dan aligner.

Apa Bedanya Orthodontist dengan Dokter Gigi Umum?

Dokter gigi umum berperan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh, seperti menambal gigi berlubang, membersihkan karang gigi, mencabut gigi tertentu, hingga menangani penyakit gusi.

Sementara itu, orthodontist memiliki keahlian khusus dalam memperbaiki posisi gigi dan rahang. Mereka mempelajari bagaimana gigi bergerak, bagaimana pertumbuhan rahang memengaruhi susunan gigi, serta bagaimana menciptakan gigitan yang ideal tanpa mengganggu kesehatan jaringan di sekitarnya.

Mengapa Pemasangan Behel Sebaiknya Dilakukan oleh Orthodontist?

1. Diagnosis lebih menyeluruh

Sebelum memasang behel, orthodontist akan melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan rongga mulut, foto rontgen, analisis gigitan, hingga pencetakan atau pemindaian gigi.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui penyebab gigi berjejal, tonggos, renggang, maupun gangguan gigitan lainnya sehingga perawatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.

2. Pergerakan gigi direncanakan secara ilmiah

Menggerakkan gigi memerlukan tekanan yang terukur. Tekanan yang terlalu besar atau arah pergerakan yang tidak tepat dapat menimbulkan komplikasi, seperti kerusakan akar gigi, resesi gusi, hingga berkurangnya penyangga tulang di sekitar gigi.

Orthodontist akan menyusun rencana perawatan yang mempertimbangkan kondisi setiap gigi sehingga perpindahan gigi berlangsung secara bertahap dan aman.

3. Hasil tidak hanya rapi, tetapi juga fungsional

Tujuan perawatan ortodonti bukan hanya memperbaiki penampilan. Posisi gigi yang baik juga membantu meningkatkan fungsi mengunyah, memudahkan menjaga kebersihan gigi, mengurangi risiko gigi cepat aus, serta membantu menciptakan gigitan yang seimbang.

4. Dapat menangani kasus yang kompleks

Tidak semua kasus dapat diselesaikan hanya dengan memasang behel. Pada beberapa pasien, orthodontist mungkin merekomendasikan pencabutan gigi tertentu, penggunaan alat ortodonti tambahan, atau bekerja sama dengan spesialis lain apabila terdapat kelainan rahang.

Keputusan tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan menyeluruh sehingga perawatan menjadi lebih tepat sasaran.

Apa Risikonya Jika Behel Dipasang Tanpa Perencanaan yang Tepat?

Perawatan ortodonti yang tidak dilakukan dengan perencanaan yang baik dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, antara lain:

  • posisi gigi bergeser ke arah yang tidak diinginkan;
  • gigitan menjadi tidak seimbang;
  • akar gigi mengalami pemendekan (root resorption);
  • gusi mengalami penyusutan (resesi);
  • nyeri berkepanjangan;
  • kerusakan tulang penyangga gigi; hingga
  • hasil perawatan mudah kembali ke posisi semula apabila tidak diikuti penggunaan retainer yang sesuai.

Karena itu, penting untuk menjalani pemeriksaan dan kontrol secara berkala selama menggunakan behel agar setiap perubahan dapat dipantau dengan baik.

Jangan Hanya Mempertimbangkan Harga

Biaya sering menjadi pertimbangan saat memilih tempat pemasangan behel. Namun, harga yang lebih murah tidak selalu menjamin kualitas perawatan.

Pastikan Anda menjalani perawatan pada dokter gigi yang memiliki kompetensi di bidang ortodonti, melakukan pemeriksaan lengkap sebelum pemasangan, serta memberikan pendampingan hingga masa penggunaan retainer selesai.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh bukan hanya gigi yang tampak lebih rapi, tetapi juga kesehatan rongga mulut dan fungsi gigitan yang tetap terjaga dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....