Tips Merawat Rambut setelah Diwarnai agar Tetap Sehat dan Berkilau
- 20 Jul 2026 18:22 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru -Mewarnai rambut menjadi salah satu cara yang banyak dipilih untuk mengubah penampilan atau menutupi uban. Meski dapat memberikan tampilan baru yang lebih segar, proses pewarnaan juga dapat memengaruhi kondisi rambut.
Jika tidak dirawat dengan baik, rambut yang diwarnai berisiko menjadi lebih kering, kusam, hingga mudah patah. Proses pewarnaan rambut bekerja dengan membuka lapisan pelindung rambut agar pigmen warna dapat masuk ke batang rambut. Karena itu, rambut yang telah diwarnai membutuhkan perawatan khusus untuk menjaga kelembapan sekaligus mempertahankan warna agar tidak cepat memudar.
Dikutip dari American Academy of Dermatology (AAD), penggunaan produk perawatan yang diformulasikan khusus untuk rambut diwarnai dapat membantu menjaga kelembapan rambut sekaligus mempertahankan warna lebih lama. AAD juga menyarankan untuk mengurangi frekuensi keramas karena mencuci rambut terlalu sering dapat membuat warna lebih cepat memudar.
| Baca juga: Rambut Sehat dan Berkilau dengan Lidah Buaya |
Selain memilih sampo dan kondisioner yang tepat, penggunaan air saat keramas juga perlu diperhatikan. Air yang terlalu panas dapat membuat rambut kehilangan kelembapan alami sehingga terasa lebih kering. Sebaiknya gunakan air bersuhu hangat atau cenderung sejuk agar rambut tetap nyaman dan warna lebih terjaga.
Rambut yang diwarnai juga lebih rentan terhadap kerusakan akibat paparan panas dari alat penata rambut, seperti hair dryer, catokan, maupun curling iron. Jika harus menggunakannya, aplikasikan produk pelindung panas (heat protectant) terlebih dahulu dan gunakan suhu yang tidak terlalu tinggi untuk membantu mengurangi risiko kerusakan.
Perawatan tambahan seperti penggunaan masker rambut secara rutin juga dapat membantu mengembalikan kelembapan dan membuat rambut terasa lebih lembut. Selain itu, lindungi rambut dari paparan sinar matahari secara berlebihan, karena sinar ultraviolet dapat membuat warna rambut lebih cepat memudar dan rambut menjadi lebih kering.
| Baca juga: Jangan Sepelekan Rambut Bercabang |
Tak kalah penting, hindari mewarnai rambut terlalu sering dalam waktu yang berdekatan. Berikan jeda sebelum melakukan pewarnaan ulang agar rambut memiliki waktu untuk pulih. Jika ingin melakukan proses kimia lain, seperti pelurusan atau pengeritingan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan penata rambut profesional agar kondisi rambut tetap terjaga.
Apabila setelah mewarnai rambut muncul keluhan seperti gatal hebat, ruam, kulit kepala bengkak, atau rasa terbakar yang tidak kunjung membaik, segera hentikan penggunaan produk dan periksakan diri ke dokter. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda reaksi alergi atau iritasi yang memerlukan penanganan.
Mewarnai rambut dapat menjadi cara menyegarkan penampilan tanpa harus mengorbankan kesehatan rambut. Dengan memilih produk yang tepat, menjaga kelembapan, serta membatasi paparan panas dan bahan kimia, rambut yang diwarnai dapat tetap sehat, lembut, dan warna pun bertahan lebih lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....