Penanganan HIV di Pekanbaru, Fokus Pengendalian dan Pendampingan
- 01 Jul 2026 10:49 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan HIV. Oleh karena itu, penanganan lebih diarahkan pada pengendalian perkembangan virus, pengurangan gejala, serta pemberian dukungan berkelanjutan bagi orang dengan HIV.
Ia menjelaskan bahwa berbagai keluhan seperti demam, sakit kepala, atau gangguan kesehatan lain dapat ditangani sesuai gejala yang muncul. Di sisi lain, pasien HIV wajib menjalani terapi antiretroviral (ARV) secara rutin untuk menekan jumlah virus dalam tubuh.
“Jika obat diminum secara konsisten, jumlah virus bisa ditekan sehingga potensi penularan ke orang lain menjadi sangat kecil,” ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.
Masyarakat yang merasa memiliki risiko atau dugaan terpapar HIV diminta segera melakukan pemeriksaan di puskesmas. Tenaga kesehatan sudah disiapkan untuk memberikan layanan pemeriksaan, terapi, hingga pendampingan secara berkelanjutan.
| Baca juga: Efek Minum Kopi Pagi saat Perut Kosong |
Selain pengobatan, petugas juga melakukan pemantauan agar pasien tetap disiplin dalam menjalani terapi. Kepatuhan minum obat menjadi faktor utama dalam mengendalikan virus agar tidak berkembang lebih jauh.
Markarius juga menekankan bahwa selain penanganan medis, pasien HIV membutuhkan terapi untuk mengatasi keluhan fisik agar kualitas hidup tetap terjaga. Pemerintah juga berkomitmen menjaga kerahasiaan identitas pasien untuk mencegah stigma dan diskriminasi di masyarakat.
Ia mencontohkan masih adanya kasus di mana penderita kehilangan pekerjaan setelah status kesehatannya diketahui, yang berdampak pada tekanan psikologis berat. Karena itu, pemerintah menyediakan layanan pendampingan psikososial melalui tenaga khusus untuk membantu kondisi mental pasien.
“Penderita HIV tidak hanya butuh obat, tetapi juga dukungan moral, perlindungan hak, dan pendampingan agar dapat hidup lebih baik tanpa diskriminasi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....