Menderita Wasir karena Kebiasaan Bermain Ponsel saat BAB
- 22 Apr 2026 14:55 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kebiasaan membawa ponsel ke dalam toilet telah menjadi kebiasaan umum di era digital. Saat buang air besar sering kali dimanfaatkan untuk membalas pesan, menelpon, atau sekadar melihat media sosial.
Namun, para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kebiasaan sepele ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan saluran cerna, khususnya dalam meningkatkan risiko terkena hemoroid atau wasir. Wasir sendiri adalah kondisi terjadinya pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah vena di sekitar anus dan rektum bawah yang dapat menyebabkan rasa nyeri hingga pendarahan.
Penyebab utama wasir akibat bermain ponsel saat buang air besar bukan terletak pada perangkatnya, melainkan pada lamanya duduk di atas kloset. Berdasarkan penjelasan medis dari Harvard Health Publishing, duduk terlalu lama di kloset terkhususnya kloset duduk dapat menyebabkan efek gravitasi yang memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah di area anus. Fokus pada layar ponsel saat BAB cenderung membuat kepekaan terhadap waktu menghilang dan tetap duduk jauh lebih lama dari yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menyelesaikan proses defekasi.
Selain faktor gravitasi, posisi duduk di kloset dalam waktu lama menyebabkan otot-otot di area panggul menjadi terlalu rileks, sehingga dukungan terhadap pembuluh darah vena di sekitar rektum melemah. Menurut dr. Sarah Hyder, seorang ahli gastroenterologi dalam literatur kesehatan Healthline, duduk di toilet dalam durasi panjang menciptakan tekanan hidrostatik yang terus-menerus pada bantalan anus. Tekanan inilah yang memicu pembuluh darah melebar, membengkak, dan akhirnya menonjol keluar. Kondisi inilah yang menjadi cikal bakal terjadinya wasir internal maupun eksternal.
| Baca juga: Mata Sehat Pandangan Tajam |
Kebiasaan bermain ponsel sering kali memicu kebiasaan mengejan yang tidak disadari bahkan justru menunda proses pengosongan usus karena terlalu fokus dengan konten digital. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology mencatat adanya korelasi signifikan antara durasi penggunaan ponsel di toilet dengan tingkat keparahan gejala wasir yang dilaporkan oleh pasien. Mengejan dalam waktu lama sambil duduk di kloset merupakan kombinasi tekanan yang sangat merusak bagi jaringan lunak di area rektal.
Sebagai upaya menjaga kesehatan saluran cerna, sangat disarankan untuk membatasi waktu di toilet tidak lebih dari 5 hingga 10 menit. Meningkatkan konsumsi serat dan asupan air putih menjadi kunci utama pencegahan wasir. Dengan mengubah kebiasaan dengan tidak membawa ponsel ke toilet adalah langkah preventif yang sangat efektif. Dengan membiarkan proses buang air besar berjalan secara alami tanpa distraksi, kita dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah rektal dan terhindar dari risiko wasir yang menyakitkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....