RSUD Arifin Achmad Siapkan Bank Darah Mandiri
- 31 Mar 2026 16:37 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Arifin Achmad tengah menyiapkan pembentukan unit pengelolaan darah atau bank darah mandiri sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien.
Direktur RSUD Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih, mengungkapkan bahwa selama ini kebutuhan darah di rumah sakit masih sangat bergantung pada Palang Merah Indonesia.
“Kebutuhan darah di RSUD mencapai sekitar 5.000 kantong per bulan, sementara yang bisa dipenuhi baru sekitar 1.500 kantong. Sisanya masih harus disuplai dari PMI,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong rumah sakit untuk memiliki sistem pengelolaan darah sendiri agar pelayanan, terutama pada kasus darurat, dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.
Sebagai langkah awal, RSUD Arifin Achmad telah mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan khusus, serta melengkapi sarana dan prasarana pendukung untuk pembentukan unit tersebut.
“Kami sudah mengirim tenaga medis untuk mengikuti pelatihan. Selain itu, proses perizinan juga sedang berjalan, termasuk koordinasi dengan BPOM,” katanya.
Dengan adanya unit pengelolaan darah mandiri, diharapkan RSUD dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan darah pasien tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pihak eksternal.
Selain itu, pihak rumah sakit juga akan mendorong pelaksanaan kegiatan donor darah secara rutin guna menjaga ketersediaan stok darah yang stabil.
“Harapannya, dengan adanya bank darah sendiri, pelayanan kepada pasien bisa lebih cepat, tepat, dan tidak terkendala ketersediaan darah,” ungkapnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di Riau, seiring meningkatnya kebutuhan darah untuk berbagai tindakan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....