Bukan Sekadar Capek: Tanda Tubuh Diam-Diam Kekurangan Vitamin B12
- 17 Mar 2026 08:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Rasa capek sering dianggap hal biasa, apalagi setelah aktivitas seharian, banyak orang mengira kelelahan hanya disebabkan kurang istirahat atau terlalu banyak pekerjaan. Padahal, dalam beberapa kasus, tubuh yang terus-menerus lelah bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Salah satunya adalah kekurangan vitamin B12 yang sering tidak disadari.
Menurut Healthline, vitamin B12 merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk produksi energi, pembentukan sel darah merah, serta menjaga fungsi sistem saraf. Ketika tubuh kekurangan vitamin ini, berbagai fungsi penting bisa terganggu. Sayangnya, gejalanya sering mirip dengan kondisi lain sehingga kerap diabaikan.
Salah satu tanda paling umum dari kekurangan vitamin B12 adalah kelelahan yang berkepanjangan. Tubuh membutuhkan B12 untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika jumlahnya kurang, distribusi oksigen menjadi tidak optimal, sehingga tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga.
Selain kelelahan, kulit yang tampak pucat atau sedikit kekuningan juga bisa menjadi tanda. Kondisi ini terjadi karena sel darah merah yang tidak terbentuk dengan sempurna. Dalam beberapa kasus, bagian putih mata juga bisa terlihat kekuningan akibat peningkatan zat tertentu dalam darah.
Gejala lain yang sering muncul adalah sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Banyak orang menganggap ini hanya akibat stres atau kurang tidur. Padahal, menurut Healthline, kekurangan B12 dapat memengaruhi sistem saraf sehingga menyebabkan gangguan fokus, mudah lupa, bahkan pikiran terasa “berkabut”.
Tidak hanya itu, kondisi ini juga bisa berdampak pada kesehatan mental. Kadar B12 yang rendah berkaitan dengan peningkatan risiko depresi. Hal ini disebabkan oleh perubahan zat kimia di otak yang memengaruhi suasana hati.
Beberapa orang juga mengalami sensasi kesemutan di tangan dan kaki. Gejala ini terjadi karena gangguan pada saraf akibat kekurangan vitamin B12. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan bisa memengaruhi koordinasi tubuh dan keseimbangan.
Gangguan pada mulut dan lidah juga bisa menjadi tanda awal. Lidah bisa terasa nyeri, tampak kemerahan, atau bahkan mengalami peradangan. Meski terlihat sepele, gejala ini sering menjadi petunjuk bahwa tubuh sedang kekurangan nutrisi tertentu, termasuk vitamin B12.
Karena gejalanya tidak spesifik, kekurangan vitamin B12 sering tidak terdeteksi sejak awal. Oleh karena itu, penting untuk lebih peka terhadap perubahan pada tubuh. Jika mengalami beberapa gejala tersebut secara bersamaan, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan.
Pada akhirnya, menjaga asupan nutrisi menjadi kunci utama untuk mencegah kekurangan vitamin B12. Mengonsumsi makanan bergizi seperti daging, ikan, telur, dan produk susu dapat membantu memenuhi kebutuhan harian. Dengan pola hidup yang lebih sehat, tubuh pun bisa tetap bertenaga dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....