Waspada Gula Berlebih dalam Sirup saat Lebaran
- 16 Mar 2026 14:43 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Momen Lebaran identik dengan sajian minuman manis yang menyegarkan, salah satunya adalah sirup dengan berbagai varian rasa. Namun, di balik kesegarannya, kita perlu memperhatikan porsi penyajian agar tidak berlebihan.
Konsumsi sirup yang tidak terkontrol saat berkunjung ke rumah kerabat dapat menyebabkan asupan gula harian melonjak drastis, yang jika dibiarkan tentu akan berdampak kurang baik bagi kondisi kesehatan tubuh setelah masa hari raya berakhir. Penting bagi kita untuk mengetahui batas aman konsumsi gula harian agar tetap sehat.
Menurut rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batasan konsumsi gula per orang per hari adalah 10% dari total energi (200 kkal), atau setara dengan gula sebanyak 4 sendok makan atau 50 gram. Mengingat satu sajian sirup biasanya sudah mengandung kadar gula yang cukup tinggi, kita disarankan untuk membatasi diri hanya meminum satu hingga dua gelas saja dalam sehari agar tidak melewati batas aman tersebut.
Terlalu banyak mengonsumsi sirup dalam jangka pendek dapat langsung dirasakan dampaknya pada tubuh, seperti rasa kantuk yang berlebihan atau tubuh terasa cepat lelah. Fenomena ini sering disebut dengan sugar crash, di mana kadar gula darah melonjak tajam lalu turun secara drastis. Jika kebiasaan ini berlanjut selama masa libur Lebaran, risiko kenaikan berat badan hingga gangguan metabolisme bisa saja terjadi, sehingga kita perlu lebih bijak dalam memilih jenis minuman.
Strategi yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan cara penyajian sirup di rumah. Alih-alih menggunakan air gula tambahan, Anda bisa mencampurkan sirup dengan air soda tawar atau air mineral dalam jumlah yang lebih banyak.
Selain itu, menambahkan potongan buah segar atau biji selasih dapat memberikan rasa yang lebih kaya tanpa harus menambah takaran sirup secara berlebihan. Cara ini jauh lebih sehat namun tetap memberikan sensasi segar khas hidangan hari raya.
Selain memperhatikan takaran, kita juga perlu mengimbangi asupan manis dengan minum air putih yang cukup. Air putih berfungsi untuk membantu tubuh memproses kelebihan gula dan menjaga hidrasi selama beraktivitas silaturahmi. Jangan sampai karena terlalu asyik menikmati aneka rasa sirup, kita justru melupakan kebutuhan dasar tubuh akan air mineral. Keseimbangan antara minuman manis dan air putih sangat kunci untuk menjaga kebugaran fisik selama Lebaran.
Menikmati hidangan khas Lebaran termasuk sirup memang menjadi bagian dari tradisi yang menyenangkan. Namun, kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama agar kita bisa kembali beraktivitas dengan produktif setelah liburan selesai. Dengan menerapkan pola konsumsi yang bijak dan batasan yang tepat, kita tetap bisa merasakan kebahagiaan hari kemenangan tanpa harus merasa khawatir akan masalah kesehatan di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....