Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa agar tetap bugar

  • 22 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Buat kamu pecinta kopi, menjalani puasa sering menjadi tantangan tersendiri. Rutinitas menyeruput kopi di pagi hari biasanya hilang seketika karena masuknya jadwal puasa.

Namun jangan khawatir, yang suka ngopi tetap bisa menikmati secangkir kopi asalkan tahu kapan waktu yang pas dan sehat untuk minum kopi saat puasa.

Sebelum kita bahas waktunya, penting untuk mengingat bahwa kopi sendiri mengandung kafein yang bersifat diuretik. Artinya, kopi bisa membuat kamu lebih sering buang air kecil, dan jika diminum di waktu yang kurang tepat saat puasa, itu bisa meningkatkan risiko dehidrasi. Ini hal yang perlu diwaspadai karena selama berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sampai waktu berbuka tiba.

Banyak ahli gizi dan sumber kesehatan menyarankan bahwa waktu terbaik untuk minum kopi saat puasa adalah sekitar 1–2 jam setelah berbuka puasa. Pada waktu ini, perut sudah mulai terisi makanan dan minuman. Kopi yang diminum dalam kondisi perut tidak kosong lebih aman karena risiko gangguan lambung seperti maag atau naiknya asam lambung bisa diminimalisir.

Kalau diminum langsung saat sahur, banyak ahli justru tidak menyarankan kebiasaan ini. Kandungan kafein pada kopi saat sahur bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan sepanjang hari serta menyebabkan rasa lemas, terutama di tengah hari saat puasa cukup panjang. Ini karena efek kopi yang menstimulasi tubuh memproduksi urine lebih banyak sehingga cairan tubuh cepat berkurang.

Dikutip dari laman Alodokter.com, minum kopi bersamaan dengan makanan pertama kurang ideal. Sebaiknya setelah berbuka, kamu minum air putih dulu dan sedikit makanan ringan (takjil), lalu tunggu sekitar satu hingga dua jam sebelum menyeruput kopi. Waktu ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk mencukupi kebutuhan cairan dan mencerna makanan awal sebelum mendapatkan kafein dari kopi.

Selain soal waktu, jumlah kopi juga penting untuk diperhatikan. Walaupun memang bisa dinikmati saat puasa, tenaga kesehatan menyarankan untuk membatasi kopi cukup 1–2 cangkir per hari. Terlalu banyak kopi dalam sehari apalagi saat puasa bisa menyebabkan efek samping seperti gangguan tidur di malam hari atau sensitivitas kafein yang membuat tubuh tidak rileks.

Kalau kopi biasa terlalu kuat atau kamu termasuk yang sensitif terhadap kafein, kamu bisa memilih kopi rendah kafein atau kopi decaf sebagai alternatif. Jenis decaf cenderung lebih ringan dan tidak terlalu mengganggu pola tidur di malam hari, sambil tetap memberikan aroma dan rasa kopi yang nikmat.

Ingat juga pentingnya menjaga pola tidur dan hidrasi tubuh selama puasa. Selain memilih waktu yang tepat untuk minum kopi, pastikan kamu cukup minum air putih sepanjang masa berbuka sampai sahur. Ini membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh agar puasa tetap lancar dan tidak membuat kamu cepat lemas.

Jadi, ngopi tetap boleh tapi bijak dan sehat! Dengan mengetahui waktu terbaik minum kopi saat puasa dan memperhatikan kondisi tubuh, kamu tetap bisa menikmati ritual ngopi tanpa mengorbankan kesehatan. Selamat menjalani puasa dengan kopi yang lebih smart

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....